Hakim federal Amit Mehta telah memutuskan bahwa Google harus menegosiasikan ulang setiap tahun semua kontrak yang menetapkan mesin pencari atau aplikasi AI milik perusahaan sebagai default di smartphone, browser, dan perangkat lainnya. Aturan baru ini mengakhiri model kontrak jangka panjang, membuka peluang bagi para pesaing — khususnya di pasar AI generatif — untuk bersaing mendapatkan posisi default.
Meskipun Google masih diperbolehkan membayar Apple, Samsung, dan perusahaan lain untuk mempertahankan posisi default, kontrak-kontrak ini harus diperbarui setiap tahun. Putusan ini dikeluarkan setelah Mehta menyimpulkan bahwa Google secara ilegal memonopoli pasar pencarian, berdasarkan hasil sidang tahun 2024 dan argumen lanjutan pada tahun 2025.
Mehta menolak permintaan agar Google menjual Chrome, namun meminta perusahaan membagikan data pencarian kepada pesaing. Google menyatakan akan mematuhi, tetapi tetap berencana untuk mengajukan banding.