Bernie Sanders mengatakan dia akan mendorong moratorium pada pusat data baru yang menggunakan AI‑power, berargumen bahwa perluasan cepat kecerdasan buatan (AI) membutuhkan pengawasan demokratis yang lebih kuat.
Senator AS Bernie Sanders, D-VT, telah mengatakan bahwa dia akan mendorong moratorium pada pembangunan pusat data yang mendukung apa yang dia sebut sebagai “lomba tanpa regulasi untuk mengembangkan dan menerapkan kecerdasan buatan.” Sanders berpendapat bahwa moratorium tersebut diperlukan untuk memberi “demokrasi kesempatan untuk mengejar ketertinggalan” dan memastikan “manfaat teknologi bekerja untuk kita semua, bukan hanya 1%.”
Dalam sebuah video yang dibagikan melalui X, politisi tersebut mengakui bahwa AI dan robotika adalah teknologi transformatif yang akan memiliki dampak mendalam pada warga Amerika. Namun, Sanders, yang berulang kali mengkritik miliarder dan pengaruh mereka, mempertanyakan peran mereka dalam mendorong teknologi ini. Menurutnya, miliarder termasuk Elon Musk, Jeff Bezos, dan Mark Zuckerberg, didorong oleh kepentingan pribadi daripada altruism.
Baca selengkapnya: Apakah Ledakan AI Mengandalkan Udara Panas? Pasar Katakan Mungkin
Sanders juga menyoroti dampak ekonomi yang kemungkinan besar akan merugikan warga Amerika kelas pekerja. Untuk mendukung pandangan ini, Sanders mengutip pernyataan dari Musk, Bill Gates, dan CEO Anthropic yang menyarankan bahwa jutaan warga Amerika yang bekerja tidak akan dibutuhkan di era AI dan robotika. Sanders menyarankan bahwa banyak orang, termasuk mereka di Kongres, tidak cukup memperhatikan masalah ini atau gagal memahami apa yang akan terjadi jika jutaan warga Amerika kehilangan sumber penghasilan.
Senator Vermont ini juga menyoroti dampak AI yang kurang dibahas terhadap masyarakat, terutama warga muda Amerika yang menjadi lebih terbiasa berinteraksi dengan AI daripada manusia.
“Jutaan anak di negara ini menjadi semakin terisolasi dari hubungan manusia nyata, mendapatkan dukungan emosional mereka dari AI. Pikirkan sejenak tentang masa depan ketika manusia tidak berinteraksi satu sama lain dan menghabiskan hampir seluruh waktu mereka dengan perangkat alih-alih orang,” peringatan Sanders.
Untuk mencegah masalah ini dan masalah terkait AI lainnya, Sanders mengatakan semua warga Amerika perlu terlibat dalam menentukan masa depan AI, bukan hanya segelintir miliarder.