India menyaksikan pergeseran tajam dalam cara investor ritel mendekati cryptocurrency. Alih-alih mengejar pergerakan harga jangka pendek, semakin banyak orang India yang memilih Rencana Investasi Sistematis (SIPs) untuk crypto—meniru disiplin yang lama dikaitkan dengan investasi reksa dana.
Data terbaru dari 2025 menunjukkan bahwa adopsi crypto SIP meningkat pesat, didorong oleh kontribusi bulanan kecil, akses yang lebih luas melalui aplikasi mobile, dan preferensi untuk membangun kekayaan jangka panjang daripada spekulasi.
Menurut laporan industri, crypto SIP di berbagai bursa utama India tumbuh lebih dari 60% tahun-ke-tahun di 2025. Platform melaporkan bahwa investor pemula memimpin tren ini, menggunakan SIP untuk secara bertahap mengakumulasi aset seperti Bitcoin dan Ethereum.
Daya tariknya terletak pada kesederhanaan. Crypto SIP memungkinkan investor untuk menginvestasikan sejumlah kecil tetap—seringkali serendah ₹100 hingga ₹500 per bulan—sambil mendapatkan manfaat dari rata-rata biaya rupee dalam pasar yang volatil.
Meskipun jumlah pasti pengguna crypto SIP di seluruh negeri tidak dipublikasikan secara terbuka, data tingkat platform memberikan petunjuk kuat:
Platform global seperti Binance dan Bybit juga melaporkan kenaikan 25–30% dalam pengguna India yang mengadopsi bot investasi DCA, yang berkontribusi sekitar $80–$100 per bulan secara rata-rata.
Secara keseluruhan, angka-angka ini menunjukkan bahwa juta-juta orang India kini berinvestasi di crypto setiap bulan, meskipun total pasti tetap tidak diungkapkan.
Investor India sebagian besar tetap setia pada cryptocurrency yang sudah mapan saat mengatur SIP. Bitcoin tetap menjadi pilihan paling populer, diikuti dengan dekat oleh Ethereum, dengan minat yang semakin meningkat pada Solana (SOL) dan XRP.
Preferensi terhadap aset blue-chip ini mencerminkan pola pikir berhati-hati—lebih mengutamakan nilai jangka panjang dan kematangan jaringan daripada altcoin berisiko tinggi.
Adopsi crypto di India terus mempercepat. Per 2025:
Perkiraan industri menunjukkan bahwa basis pengguna crypto India akan tumbuh menjadi lebih dari 123 juta pada akhir 2026, memperkuat posisinya sebagai pasar adopsi crypto terbesar di dunia.
Beberapa faktor mendorong tren ini:
Seiring crypto semakin matang di India, investasi gaya SIP menjadi pendekatan default bagi pendatang baru—seperti halnya reksa dana dalam keuangan tradisional.
Dengan disiplin investasi yang semakin mendapatkan daya tarik dan jutaan orang yang sudah berkontribusi setiap bulan, crypto SIP siap memainkan peran sentral di pasar aset digital India. Jika tren saat ini berlanjut, investasi sistematis dapat mendefinisikan fase berikutnya dari adopsi crypto di negara ini—berpindah dari spekulasi ke partisipasi yang berkelanjutan.
Disclaimer: Artikel ini hanya untuk tujuan informasi dan tidak merupakan saran investasi. Investasi cryptocurrency mengandung risiko pasar.