Google memperkenalkan AI untuk merebut pangsa pasar e-commerce! UCP mengintegrasikan pencarian dan pembayaran menjadi satu layanan lengkap

ChainNewsAbmedia

Seiring dengan percepatan adopsi alat AI oleh pelaku ritel untuk meningkatkan operasi dan interaksi pelanggan, persaingan antar raksasa teknologi semakin memanas. Pada pameran tahunan Asosiasi Ritel Amerika Serikat (NRF) yang berlangsung pada hari Minggu, Google secara resmi mengumumkan peluncuran “Universal Commerce Protocol” (UCP), yang bertujuan untuk membangun standar industri bagi agen AI dan sistem ritel, berusaha menempatkan dirinya sebagai inti dari transformasi ritel ini.

Membangun Standar Baru AI di Industri Ritel: Mengatasi Tantangan Pengembangan

Dilaporkan bahwa UCP adalah sebuah protokol sumber terbuka yang dikembangkan bersama oleh Google dan platform ritel serta e-commerce terkenal seperti Shopify, Etsy, Wayfair, dan Target. Tujuannya adalah untuk membangun sistem terpadu yang mencakup “penelusuran dan eksplorasi”, “pembelian dan checkout”, hingga “dukungan purna jual”. Protokol ini memungkinkan pengecer menghemat biaya pengembangan alat yang rumit atau integrasi fungsi secara individual, langsung menjalankan agen AI melalui antarmuka standar.

Vidhya Srinivasan, Wakil Presiden Google untuk Periklanan dan Bisnis, menegaskan dalam wawancara: “Membangun model standar sangat penting, hanya dengan begitu kita dapat memperbesar skala dan memastikan semua pelaku siap.” Ia menyatakan bahwa perusahaan dapat memilih fungsi yang dibutuhkan secara fleksibel sesuai kebutuhan mereka, yang sangat menguntungkan bagi para pelaku usaha.

Perang E-commerce Generatif AI Dimulai: OpenAI, Amazon, dan Kompetitor Kuat Mengelilingi

E-commerce telah menjadi medan pertempuran utama dalam pasar AI generatif. Google menghadapi persaingan sengit dari OpenAI, Perplexity, dan Amazon, yang semuanya berusaha agar konsumen dapat menyelesaikan perjalanan lengkap dari pencarian hingga pembelian di platform mereka.

OpenAI: Pada September tahun lalu, merilis fitur “Instant Checkout” yang memungkinkan pengguna berbelanja langsung melalui ChatGPT dan mengambil komisi dari transaksi; selain itu, OpenAI juga bekerja sama dengan Stripe mengembangkan “Agentic Commerce Protocol” yang bersifat sumber terbuka, yang menjadi kompetitor langsung UCP dari Google.

Perplexity: Mengumumkan kerjasama dengan PayPal agar pengguna dapat berbelanja dan memesan tiket langsung dari jendela obrolan, serta berencana meluncurkan produk belanja otomatis gratis.

Amazon: Meluncurkan fitur “Shop Direct” dan “Buy for Me” yang memanfaatkan agen AI untuk membantu konsumen berbelanja lintas situs.

Menurut laporan McKinsey dari Oktober tahun lalu, berkat perkembangan alat AI dan perdagangan agenik, pasar ritel global diperkirakan akan mencapai peluang bisnis besar sebesar 3 triliun hingga 5 triliun dolar AS pada tahun 2030.

Menggabungkan Aplikasi Gemini dan Inovasi Iklan: Mendorong “Perdagangan Dialog”

Dalam aspek aplikasi, UCP akan mendukung fitur checkout baru yang memungkinkan pengguna melakukan pembelian langsung di model AI Google atau aplikasi Gemini. Saat ini, metode pembayaran utama adalah Google Wallet, dengan rencana ke depan untuk memasukkan PayPal dan pembayaran pihak ketiga lainnya, serta UCP akan kompatibel dengan protokol lain yang sudah ada.

Selain itu, Google juga meluncurkan fitur agen bisnis (Business Agent) yang memungkinkan konsumen berinteraksi dan berdialog dengan merek. Srinivasan menyatakan bahwa ini adalah respons terhadap tren “perdagangan dialog”, yang memungkinkan pengecer membangun koneksi dengan pengguna di platform Google sambil tetap mempertahankan identitas merek mereka. Google juga sedang menguji fitur baru “Direct Offers”, di mana ketika chatbot AI mendeteksi adanya niat beli dari pengguna, pengecer dapat langsung menayangkan iklan diskon eksklusif secara real-time.

Srinivasan menyimpulkan: “Kami berperan sebagai penghubung dalam ekosistem ini, dan iklan adalah salah satu caranya. Kami sangat menghargai inovasi di bidang ini dan berharap dapat menciptakan nilai bersama bagi pengecer dan pembeli.”

Artikel ini tentang Google mengadopsi AI untuk merebut pangsa pasar e-commerce! UCP mengintegrasikan pencarian dan pembayaran dalam satu platform pertama kali muncul di Berita Chain ABMedia.

Lihat Asli
Penafian: Informasi di halaman ini dapat berasal dari pihak ketiga dan tidak mewakili pandangan atau opini Gate. Konten yang ditampilkan hanya untuk tujuan referensi dan bukan merupakan nasihat keuangan, investasi, atau hukum. Gate tidak menjamin keakuratan maupun kelengkapan informasi dan tidak bertanggung jawab atas kerugian apa pun yang timbul akibat penggunaan informasi ini. Investasi aset virtual memiliki risiko tinggi dan rentan terhadap volatilitas harga yang signifikan. Anda dapat kehilangan seluruh modal yang diinvestasikan. Harap pahami sepenuhnya risiko yang terkait dan buat keputusan secara bijak berdasarkan kondisi keuangan serta toleransi risiko Anda sendiri. Untuk detail lebih lanjut, silakan merujuk ke Penafian.
Komentar
0/400
Tidak ada komentar