BlockBeats Pesan, 1 Januari 21, Arthur Hayes mengutip laporan dari Bloomberg di media sosial yang menyatakan bahwa masalah utang pemerintah AS adalah ketika investor Jepang memilih untuk tetap di pasar domestik karena imbal hasil obligasi pemerintah mereka meningkat, dan tidak lagi mendukung “sistem Amerika”.
Laporan menunjukkan bahwa Grup Keuangan Sumitomo Mitsui, bank terbesar kedua di Jepang, berencana untuk secara aktif membangun kembali posisi obligasi utang pemerintah lokal (JGB) mereka setelah lonjakan tajam (rout) dalam imbal hasil obligasi pemerintah Jepang berakhir. Setelah proses lonjakan imbal hasil ini selesai, bank tersebut bersiap untuk secara besar-besaran meningkatkan portofolio obligasi pemerintah Jepang, dengan skala yang mungkin mencapai dua kali lipat dari tingkat saat ini.