BlackRock memindahkan aset kripto di tengah penurunan Bitcoin, tetapi mempertahankan kepemilikan besar BTC dan ETH, menandakan strategi jangka panjang
Laporan terbaru mengklaim bahwa BlackRock sedang melikuidasi kepemilikan kripto-nya, termasuk Bitcoin (BTC) dan Ethereum (ETH).
Berita ini menimbulkan kekhawatiran, terutama mengingat penurunan harga Bitcoin baru-baru ini.
Namun, pemeriksaan lebih dekat mengungkapkan bahwa tindakan ini kemungkinan bagian dari proses operasional rutin BlackRock.
Perusahaan tetap menjadi pemain kunci di pasar cryptocurrency, terutama melalui ETF Bitcoin spot-nya, yang mendukung permintaan institusional.
Menurut ᴛʀᴀᴄᴇʀ, BlackRock dilaporkan mulai melikuidasi kepemilikan kripto-nya, khususnya fokus pada Bitcoin ($BTC).
Langkah ini datang saat seluruh pasar kripto mengalami penurunan yang signifikan.
Keputusan perusahaan untuk menjual kepemilikan BTC-nya telah menimbulkan pertanyaan di kalangan investor.
Banyak yang bertanya-tanya apakah ini tanda bahwa BlackRock menarik diri dari investasi kripto atau jika ini adalah langkah strategis sebagai respons terhadap kondisi pasar saat ini.
🚨 BERITA TERKINI:
BLACKROCK BARU SAJA MULAI MELIKUIDASI KEPEMILIKAN KRIPTONYA
MEREKA TANPA HENTI MENJUAL $BTC SEDANGKAN PASAR SELURUHNYA DUMPING
APA YANG SEDANG TERJADI?? 👀 https://t.co/KlxDbxu6eg pic.twitter.com/gRdNi2i6QY
— ᴛʀᴀᴄᴇʀ (@DeFiTracer) 21 Januari 2026
Waktu pelaksanaan likuidasi BlackRock, dengan Bitcoin dan pasar yang lebih luas menghadapi penurunan harga, menambah ketidakpastian.
Beberapa percaya ini mungkin bagian dari strategi manajemen risiko yang lebih luas, sementara yang lain khawatir ini bisa menandakan pergeseran kepercayaan institusional.
Bagaimanapun, pasar bereaksi terhadap langkah institusional besar ini, dengan banyak yang mengawasi secara ketat untuk perkembangan selanjutnya.
Meskipun terjadi penjualan, BlackRock tetap memegang sejumlah besar Bitcoin dan Ethereum.
Ini bisa menunjukkan bahwa perusahaan tidak meninggalkan kripto, melainkan menyesuaikan posisi berdasarkan kondisi pasar.
Investor kini menunggu untuk melihat apakah likuidasi ini adalah kejadian satu kali atau bagian dari strategi jangka panjang.
Menurut Bitinning, BlackRock baru-baru ini menarik sejumlah besar Bitcoin dan Ethereum, yaitu 12.658 BTC dan 9.515 ETH.
Sekilas, ini mungkin terlihat seperti likuidasi skala besar. Namun, langkah ini kemungkinan bagian dari prosedur operasional rutin BlackRock.
Perusahaan sering mentransfer aset ke penyimpanan dingin untuk memastikan keamanan dari ancaman siber.
BLACKROCK MENGALIHKAN $1,24 Miliar dalam Kripto dalam 3 Hari Terakhir
👉Pergerakan kripto BlackRock (3 hari terakhir)
-> Menarik 12.658 $BTC senilai $1,21 Miliar
-> Menarik 9.515 $ETH senilai $31,3 Juta👉Kepemilikan saat ini (Data Arkham)
-> BTC: 784,4K senilai $74,68 Miliar
-> ETH: 3,49J senilai $11,51 Miliar pic.twitter.com/C0NoWygVnS— Bitinning (@bitinning) 17 Januari 2026
Penyimpanan dingin adalah praktik standar yang digunakan oleh investor institusional untuk mengamankan aset secara offline.
Transfer ini tidak boleh dipandang sebagai tanda pengurangan investasi di kripto.
Faktanya, BlackRock masih memegang sekitar 780.000 BTC dan 3,49 juta ETH, memperkuat komitmennya terhadap pasar.
Meskipun penarikan ini besar, mereka tidak menandakan pergeseran dalam strategi investasi BlackRock.
Operasi perusahaan berfokus pada perlindungan aset dan mempertahankan posisi jangka panjang di pasar kripto.
Baca Terkait: BlackRock Tarik Bitcoin Saat BTC Turun ke $95K Memicu Kekhawatiran Penjualan
Bitcoin baru-baru ini turun sebesar 25% dari puncak tertingginya, menimbulkan kekhawatiran di kalangan investor.
Beberapa faktor telah menyebabkan penurunan harga ini, termasuk ketidakpastian makroekonomi yang meningkat dan ketegangan geopolitik.
Akibatnya, banyak investor beralih dari aset yang lebih berisiko, yang berkontribusi pada penurunan pasar.
Namun, volatilitas Bitcoin bukan hal baru. Cryptocurrency ini pernah mengalami penurunan harga serupa di masa lalu, sering pulih seiring waktu.
Meskipun kondisi pasar menantang, sejarah menunjukkan bahwa Bitcoin cenderung bangkit kembali setelah penurunan seperti itu.
Melihat ke depan, prospek jangka panjang Bitcoin tetap positif. Permintaan institusional terhadap Bitcoin terus berkembang, terutama dengan munculnya ETF Bitcoin.
Seiring semakin banyak investor masuk ke pasar dan infrastruktur membaik, dominasi Bitcoin diperkirakan akan terus berlanjut.
Artikel Terkait
Data: 155,22 BTC dipindahkan dari alamat anonim, bernilai sekitar 11,09 juta dolar AS
Bitcoin Siap untuk Gelombang Penurunan Berikutnya karena $73K Mendahului Cross Kematian
Prediksi Harga Bitcoin Berbalik Menjadi Bullish, Tapi Ethereum Masih Terjebak
Data: Dalam 24 jam terakhir, total likuidasi di seluruh jaringan mencapai 339 juta dolar AS, likuidasi posisi long sebesar 182 juta dolar AS, dan likuidasi posisi short sebesar 157 juta dolar AS
BTC 15 menit penurunan tajam 0.90%: Area kekosongan likuiditas dan resonansi perlindungan makro memicu tekanan jual jangka pendek