Ark Invest dari Cathie Wood memproyeksikan pasar aset yang ditokenisasi (RWA) dapat melampaui angka 11.000 miliar USD pada tahun 2030, ketika semakin banyak instrumen keuangan tradisional yang diunggah ke onchain. Saat ini, ukuran pasar RWA baru sekitar 19–22 miliar USD, yang berarti prediksi ini mengindikasikan pertumbuhan hingga 50.000%–58.000% dalam 5 tahun ke depan.
Menurut laporan Big Ideas 2026, Ark berpendapat bahwa tokenisasi secara luas akan berlangsung bersamaan dengan kejelasan kerangka hukum dan penyempurnaan infrastruktur tingkat organisasi. Tokenisasi diharapkan membantu mengurangi biaya, mempercepat waktu pembayaran, meningkatkan likuiditas, mendukung kepemilikan fraksional, dan memperluas akses ke produk keuangan global dengan transaksi 24/7.

Dinamika dari sektor organisasi sedang meningkat pesat. Bursa Efek New York menyatakan sedang membangun platform perdagangan saham dan ETF yang ditokenisasi secara terus-menerus, yang diperkirakan akan diluncurkan tahun ini jika disetujui. F/m Investments telah mengusulkan kepada regulator AS agar mengizinkan pencatatan saham ETF yang ada ke blockchain. State Street meluncurkan platform aset digital untuk dana pasar uang, ETF, dan produk tunai, sementara London Stock Exchange Group meluncurkan Digital Settlement House untuk mendukung pembayaran hampir instan antara sistem blockchain dan tradisional.
Ark berpendapat bahwa obligasi pemerintah, terutama obligasi Treasury AS, saat ini mendominasi RWA, tetapi dalam 5 tahun ke depan, deposito bank dan saham yang terdaftar secara global akan meningkat proporsinya saat organisasi melewati fase uji coba. Meskipun mencapai 11.000 miliar USD, ukuran ini masih hanya sekitar 1,38% dari total aset keuangan global, menunjukkan potensi pertumbuhan onchain yang sangat besar.
Selain itu, Ark juga memproyeksikan pasar kripto akan berkembang pesat, dengan kapitalisasi bitcoin yang dapat mencapai sekitar 16.000 miliar USD pada tahun 2030, setara dengan harga sekitar 761.900 USD/BTC, sementara kapitalisasi pasar total kripto dapat mencapai 28.000 miliar USD.