Perusahaan perangkat lunak yang fokus pada manajemen proses TI perusahaan, ServiceNow, mengumumkan pernyataan bersama dengan OpenAI pada 20/1, mengumumkan bahwa kedua belah pihak telah menandatangani perjanjian kerjasama jangka panjang secara resmi. Di masa depan, lebih dari 80 miliar alur kerja yang dijalankan oleh perusahaan global setiap tahun di platform ServiceNow akan dapat langsung terhubung dengan model-model terdepan dari OpenAI, termasuk GPT-5.2, sehingga AI tidak hanya menjadi alat bantu, tetapi juga secara aktif terlibat dalam operasi inti proses perusahaan.\n\nServiceNow bekerja sama dengan OpenAI, model-model terdepan menjadi inti operasi proses perusahaan\n\nPengumuman perjanjian kerjasama menyatakan bahwa ServiceNow akan memperluas hak penggunaan model-model terdepan dari OpenAI bagi pelanggan perusahaan, dan menjadikan OpenAI sebagai “kemampuan kecerdasan prioritas” di platform ServiceNow.\n\nServiceNow menunjukkan bahwa saat ini lebih dari 80 miliar alur kerja dijalankan setiap tahun di platform mereka oleh perusahaan global, mencakup departemen TI, keuangan, bisnis, SDM, dan lain-lain. Di masa depan, alur kerja ini dapat langsung dikaitkan dengan model-model OpenAI, sehingga AI tidak hanya menjadi alat bantu, tetapi secara resmi masuk ke dalam proses inti perusahaan.\n\nGPT-5.2 hadir di platform perusahaan, memungkinkan AI terlibat dalam pengambilan keputusan hingga eksekusi\n\nPerjanjian menyatakan bahwa platform AI ServiceNow akan mengintegrasikan model-model terdepan dari OpenAI, seperti GPT-5.2, langsung ke dalam alur kerja perusahaan.\n\nAI dapat memahami apa yang sedang terjadi, membantu menilai langkah selanjutnya yang harus diambil, dan langsung mengambil tindakan dalam kerangka keamanan yang sudah ada di perusahaan. ServiceNow menyatakan bahwa desain ini memungkinkan perusahaan besar di seluruh dunia di departemen TI, keuangan, bisnis, SDM, dan lain-lain, menggunakan AI untuk otomatisasi skala besar.\n\nDari pertanyaan karyawan hingga inisiasi proses, AI dapat menyelesaikan tugas secara langsung\n\nKedua belah pihak menyusun berbagai skenario nyata yang dapat digunakan perusahaan, termasuk karyawan yang bertanya menggunakan bahasa alami, AI yang memberikan jawaban yang dapat ditindaklanjuti berdasarkan data internal perusahaan; insiden, kasus, artikel pengetahuan, dan interaksi layanan pelanggan yang dapat secara otomatis dirangkum dan dihasilkan oleh AI, mengurangi proses manual; pengembang dan administrator cukup menyebutkan kebutuhan, dan AI dapat mengubahnya menjadi proses dan pengaturan otomatis; pencarian cerdas juga dapat secara akurat menemukan informasi yang dibutuhkan di berbagai sistem.\n\nKaryawan cukup mengatakan “Saya ingin melihat manfaat saya” atau “Masalah pelanggan ini perlu ditingkatkan”, sistem akan secara otomatis menilai dan mengaktifkan proses terkait. Kedua belah pihak juga mengungkapkan bahwa di masa depan akan berkembang ke interaksi suara dan multimodal, di mana pengguna dapat berinteraksi dengan AI melalui berbicara, mengetik, atau menggunakan visual, dan OpenAI juga akan mendukung teknologi suara-ke-suara dan suara asli dari ServiceNow.\n\nSejak 2023, kerjasama kedua belah pihak semakin dalam\n\nSebenarnya, ini bukan kali pertama kedua belah pihak bekerja sama. Pada tahun 2023, ServiceNow sudah mengintegrasikan Microsoft Azure OpenAI Service ke dalam platform mereka. Dan kali ini adalah “kerjasama tingkat lanjut”, yaitu dari penggunaan teknologi OpenAI hingga menjadikan OpenAI sebagai mitra AI inti.\n\nServiceNow juga memanfaatkan ini untuk secara bertahap memperluas dari platform manajemen TI tradisional ke bidang non-TI seperti HR dan layanan pelanggan.\n\nArtikel ini tentang OpenAI bekerja sama dengan ServiceNow: mengotomatisasi proses operasional perusahaan, GPT-5.2 menjadi mesin inti pertama kali muncul di berita Chain ABMedia.