Pada 28 Januari, ketika ketidakpastian makro memanas, dana dan perhatian bergeser dari pasar cryptocurrency ke aset safe-haven tradisional. Sementara harga emas dan perak telah mencapai rekor tertinggi satu demi satu, kenaikan sentimen ritel yang cepat juga telah memicu diskusi baru: apakah kekuatan perak mendekati tahap tertinggi.
Data on-chain dan sentimen memberikan petunjuk penting. Perusahaan analis Santiment menunjukkan bahwa ukuran total 12 stablecoin teratas berdasarkan kapitalisasi pasar baru-baru ini menurun sekitar $2,24 miliar, sementara harga Bitcoin telah melemah bersamaan. Sebaliknya, emas dan perak terus naik. Kombinasi ini sering berarti bahwa alih-alih menunggu peluang di pasar, dana menarik dari aset yang sangat fluktuatif dan menuju alokasi yang dipandang “lebih aman”.
Perubahan ini tidak hanya tercermin dalam aliran dana, tetapi juga dalam perhatian investor ritel. Pemantauan media sosial Santim menunjukkan bahwa fokus investor sering bergeser di bulan Januari: dari cryptocurrency di awal bulan, ke emas di pertengahan bulan, ke fokus baru-baru ini pada perak. Setiap pengumpulan perhatian yang cepat hampir selalu disertai dengan kenaikan harga aset dasar jangka pendek.
Perlu dicatat bahwa sentimen “takut ketinggalan” investor ritel sering dipandang sebagai indikator yang berlawanan. Pengalaman sejarah menunjukkan bahwa ketika investor biasa sangat bersemangat dan berkonsentrasi mengejar aset tertentu di platform sosial, pasar seringkali berada di tahap selanjutnya. Lonjakan harga perak baru-baru ini di atas $117 per ons sebelum kemunduran yang signifikan dalam beberapa jam adalah lambang dari pelepasan sentimen yang cepat ini.
Santiment menunjukkan bahwa tidak seperti rotasi sektor sebelumnya dalam pasar kripto, investor ritel sekarang lebih cenderung untuk beralih secara horizontal antara cryptocurrency, logam mulia, dan bahkan saham, mengejar aset dengan keuntungan jangka pendek terbesar. Meskipun perilaku ini dapat memperkuat pasar bertahap, itu juga meningkatkan risiko mengambil alih pada tingkat tinggi.
Sementara itu, Benjamin Cowen, pendiri Into The Cryptoverse, percaya bahwa perak mungkin masih mempertahankan tren volatilitas yang tinggi dalam beberapa bulan mendatang, tetapi ketidakstabilan setelah reli tajam meningkat. Berdasarkan data terbaru, harga perak tetap sekitar $113 per ons.
Didukung oleh permintaan safe-haven, logika jangka menengah dan panjang perak masih menarik, tetapi dari perspektif perdagangan, sentimen ritel yang terlalu panas sering berarti bahwa risiko kemunduran menumpuk. Untuk perak, tren di periode berikutnya mungkin tergantung pada apakah permintaan riil dapat terus melakukan harga tinggi setelah sentimen mendingin.