PPI AS AS mencapai 3% di Desember, di atas perkiraan, mengirim Bitcoin di bawah $83.000 saat trader menilai ulang prospek pemotongan suku bunga. outlook kini meredup.
Harga Bitcoin menurun setelah data inflasi produsen AS melebihi ekspektasi pasar.
Pembacaan yang lebih tinggi memperkuat kekhawatiran bahwa inflasi tetap persisten, sementara trader menilai ulang prospek pemotongan suku bunga.
Pasar aset digital bereaksi cepat saat tekanan makroekonomi kembali menjadi fokus.
Data dari Biro Statistik Tenaga Kerja menunjukkan harga produsen naik 3% tahun-ke-tahun di bulan Desember. Pembacaan ini melebihi perkiraan sebesar 2,7%.
Secara bulanan, Indeks Harga Produsen meningkat sebesar 0,5%, juga di atas perkiraan 0,2%.
Core PPI, yang mengecualikan makanan dan energi, naik 3,3% tahun-ke-tahun. Angka ini lebih tinggi dari perkiraan 2,9%, meskipun lebih rendah dari pembacaan November sebesar 3,5%.
Core PPI bulanan meningkat sebesar 0,7%, jauh di atas ekspektasi 0,2%.
Data ini menandakan bahwa tekanan harga di tingkat produsen tetap tinggi.
Peserta pasar melihat laporan ini sebagai konfirmasi bahwa kemajuan inflasi tetap tidak merata. Perhatian beralih ke bagaimana Federal Reserve mungkin merespons.
Bitcoin bergerak lebih rendah setelah dirilisnya angka PPI. Aset ini diperdagangkan mendekati $82.000 saat berita ini ditulis setelah sempat menyentuh $83.000 lebih awal dalam sesi.
Kelemahan harga mengikuti laporan inflasi dan reaksi pasar yang lebih luas.
Cryptocurrency ini turun lebih dari 2% dalam hari tersebut dan mencapai sekitar $81.000 pada titik terendahnya.
Langkah ini menandai level terendah tahunan baru. Data perdagangan menunjukkan volatilitas meningkat setelah rilis ekonomi.
Kenaikan sebelumnya yang terkait dengan perkembangan politik memudar saat data makro menjadi prioritas.
Investor tampaknya mengurangi eksposur di tengah ketidakpastian seputar kebijakan moneter di masa depan. Laporan inflasi menambah tekanan di seluruh aset berisiko.
Pembacaan PPI yang panas datang beberapa hari setelah Federal Reserve mempertahankan suku bunga tetap. Pejabat menyebutkan kekhawatiran bahwa inflasi tetap di atas target 2%. Ketua Fed Jerome Powell mengatakan tren inflasi masih memerlukan pengawasan ketat.
🚨MINUTEN FED: PEMOTONGAN SUKU BUNGA MUNGKIN, TAPI DENGAN KEHATI-HATIAN
SEBAGIAN besar pejabat Fed melihat ‘pemotongan suku bunga lebih lanjut’ dari waktu ke waktu, tetapi tetap berhati-hati karena risiko inflasi tetap ada, dengan SEBAGIAN melihat menjaga suku bunga tetap sebagai langkah yang tepat untuk ‘beberapa waktu.’ pic.twitter.com/29NvB3Ea03
— Coin Bureau (@coinbureau) 30 Desember 2025
Powell juga mencatat bahwa inflasi terkait tarif bisa mencapai puncaknya sekitar pertengahan 2026. Komite Pasar Terbuka Federal tidak menunjukkan urgensi untuk pemotongan suku bunga lebih lanjut.
Pejabat menunjuk pada pasar tenaga kerja yang stabil sebagai alasan untuk bersabar.
Data inflasi terbaru mendukung sikap menunggu dan melihat. Inflasi Pengeluaran Konsumsi Pribadi bulan November mencapai 2,8%.
Angka ini juga melebihi target Fed, memperkuat kehati-hatian di kalangan pembuat kebijakan.
Gubernur Fed Chris Waller menyampaikan pandangan berbeda setelah rilis PPI. Ia mengatakan inflasi tetap tinggi karena tarif, tetapi ekspektasi tetap terjaga.
Menurut Waller, kebijakan harus melihat melampaui efek sementara.
Waller menyatakan bahwa inflasi yang tidak termasuk efek tarif mendekati target Fed. Waller menambahkan bahwa inflasi berada di jalur yang berkelanjutan. Ia juga berargumen bahwa pasar tenaga kerja menunjukkan tanda-tanda kelemahan.
Ia menunjuk pada meningkatnya pengangguran dan pertumbuhan gaji yang lemah di tahun 2025. Penggajian meningkat kurang dari 600.000 pekerjaan tahun lalu.
“Ini sama sekali tidak terlihat seperti pasar tenaga kerja yang sehat,” kata Waller.
Artikel Terkait
Tim Draper Menyerukan RUU Kripto AS Ketiga untuk Memungkinkan Operasional Bisnis Penuh di Bitcoin
Rekaman Short Squeeze pada Futures Bitcoin, Open Interest Turun 8.000-9.000 BTC dalam 10 Hari
Dua Dompet Baru Menerima 312 Bitcoin dari BitGo dalam 24 Jam
SEC Menyetujui Proposal Nasdaq ISE untuk Meningkatkan Batas Opsi IBIT hingga 1 Juta Kontrak
ETF Bitcoin Spot AS Catat Arus Keluar 490 Juta Dolar dalam Tiga Hari hingga 29 April