Intisari Utama
Bitcoin turun 30–40% dari puncaknya tahun 2025; mempertahankan dukungan di $74K sangat penting untuk menghindari pergerakan lebih dalam menuju $70K–$73K.
Pasar kripto sedang mengalami tekanan berat, dengan BTC sekitar $75K–$77K dan ETH turun 9–10%, menghapus keuntungan terbaru.
Lebih dari $700 juta dalam likuidasi menimpa pasar dalam 24 jam, didominasi oleh posisi long, mempercepat penjualan.
Sentimen risiko-tinggi didorong oleh ketegangan AS–Iran, prospek Fed yang hawkish, dan pelepasan leverage yang agresif.
Keluar masuk ETF yang terus berlangsung, permintaan institusional yang lemah, dan ketidakpastian makro terus membebani harga.
Bitcoin turun 30–40% dari puncaknya tahun 2025; mempertahankan dukungan di $74K sangat penting untuk menghindari pergerakan lebih dalam menuju $70K–$73K.
Pasar cryptocurrency sedang mengalami penurunan brutal per 2 Februari 2026, dengan Bitcoin (BTC) berkisar di sekitar $75.193,77 (turun 4,49% dalam 24 jam terakhir) dan Ethereum (ETH) merosot ke $2.202,40 (penurunan lebih tajam 9,78%).
Sumber: Coinmarketcap
Dunia kripto secara umum merasakan tekanan jual yang intens, terbukti dari lebih dari $706 juta dalam total likuidasi dalam hari terakhir—didominasi oleh $556 juta dalam posisi long yang dilikuidasi dibandingkan dengan $150 juta dalam posisi short.
Sumber: Coinglass
Gabungan faktor makro, geopolitik, dan teknikal telah bersatu untuk mempercepat penurunan ini:
Ketegangan Geopolitik, Termasuk Eskalasi AS-Iran
Konflik AS-Iran yang meningkat—termasuk ancaman aksi militer, penempatan kapal perang di Timur Tengah, dan janji Iran untuk membalas dengan keras—telah memicu lingkungan risiko-tinggi di seluruh aset global. Bukannya menjadi tempat aman, Bitcoin diperlakukan sebagai instrumen likuiditas dengan beta tinggi, yang menyebabkan penjualan tajam bersamaan dengan emas, perak, dan futures saham. Volume yang tipis selama akhir pekan dan awal minggu memperbesar pergerakan ini, dengan ketidakpastian yang turut memperbesar deleveraging secara luas.
Likuidasi Paksa yang Berantai dan Pengambilan Likuiditas
Bitcoin menyapu zona likuiditas long utama setelah harga turun ke level $74.000, memicu likuidasi besar-besaran dari posisi long yang leverage-nya tinggi. Data menunjukkan bahwa trader long sebagian besar tersapu bersih, mengurangi tekanan ke bawah dan berpotensi mereset struktur pasar untuk pergerakan arah berikutnya.
Prospek Federal Reserve yang Hawkish Terkait Nominasi Kevin Warsh
Nominasi Presiden Donald Trump terhadap Kevin Warsh—mantan gubernur Fed yang dikenal dengan sikap hawkish terhadap kebijakan moneter—untuk menggantikan Jerome Powell sebagai Ketua Fed telah mengguncang pasar risiko. Fokus Warsh pada disiplin moneter, kritik terhadap pelonggaran kuantitatif yang berlebihan, dan preferensi untuk pengurangan likuiditas telah menimbulkan kekhawatiran tentang kondisi yang lebih ketat ke depan. Ini menguatkan dolar AS dan memberi tekanan pada aset risiko seperti kripto, yang berkinerja terbaik dalam rezim suku bunga rendah dan likuiditas tinggi. Ekspektasi untuk pengurangan suku bunga yang lebih sedikit atau tertunda semakin mengikis kepercayaan.
Tekanan Makro dan Sentimen yang Lebih Luas
Keluar masuk ETF yang terus berlangsung dan permintaan institusional yang menurun telah menghapus dukungan pembelian utama.
Ketidakmampuan pasar untuk memanfaatkan katalis bullish sebelumnya telah menimbulkan “krisis kepercayaan,” dengan likuiditas yang rendah membuat penurunan apapun menjadi lebih brutal.
Korelasi antar-asset tetap tinggi, karena kripto bergerak seiring dengan saham dan komoditas selama fase risiko-tinggi.
Bitcoin kini telah kehilangan keuntungan besar dari puncaknya tahun 2025 di sekitar $126.000, turun lebih dari 30-40% dalam beberapa bulan terakhir dan menguji level yang tidak terlihat sejak pertengahan 2025. Kerugian yang lebih besar pada Ethereum mencerminkan sensitivitasnya yang lebih tinggi terhadap kelemahan altcoin dan beta pasar yang lebih luas.
Meskipun pembacaan oversold saat ini dan potensi kelelahan dalam tekanan jual dapat membuka jalan bagi rebound jangka pendek—terutama jika berita makro mereda atau pembeli dipertahankan di zona kunci—para analis memperingatkan bahwa tren penurunan yang lebih besar tetap berlanjut sampai katalis yang lebih jelas muncul.
Trader harus memantau level dukungan kritis di $74.000 untuk Bitcoin. Pertahanan yang berkelanjutan di sini dapat memicu rebound jangka pendek dan menstabilkan sentimen di seluruh pasar kripto.
Disclaimer: Pandangan dan analisis yang disajikan dalam artikel ini hanya untuk tujuan informasi dan mencerminkan perspektif penulis, bukan nasihat keuangan. Pola teknikal dan indikator yang dibahas tunduk pada volatilitas pasar dan mungkin atau mungkin tidak menghasilkan hasil yang diharapkan. Investor disarankan berhati-hati, melakukan riset independen, dan membuat keputusan sesuai toleransi risiko masing-masing.
Tentang Penulis: Nilesh Hembade adalah Pendiri dan Penulis Utama Coinsprobe, dengan pengalaman lebih dari 5 tahun di industri cryptocurrency dan blockchain. Sejak meluncurkan Coinsprobe pada 2023, ia telah menyediakan wawasan harian berbasis riset melalui analisis pasar mendalam, data on-chain, dan riset teknikal.
Artikel Terkait
Perkiraan Harga Injective (INJ): Peningkatan Jaringan Mendorong Rally Sebelum Koreksi
Data: XRP mencatat kerugian yang direalisasikan terbesar sejak November 2022, dengan kerugian mingguan sebesar 1,93 miliar dolar AS
Seberapa Tinggi Harga Kaspa (KAS) Bisa Naik Minggu Ini?
Sektor Kripto Berjuang Saat Ketakutan Ekstrem Mengguncang Sentimen Investor