Amerika Serikat tetap menghadapi kebuntuan di DPR dalam RUU Struktur Pasar Cryptocurrency, beberapa perusahaan cryptocurrency mengajukan solusi baru untuk mencoba memecahkan kebuntuan tersebut. RUU ini sebelumnya telah disahkan di DPR, tetapi di Senat masih ada perdebatan tentang apakah penerbit stablecoin diizinkan untuk memberikan hasil. Dunia perbankan khawatir hal ini dapat bersaing dengan rekening tabungan tradisional, yang menyebabkan aliran dana keluar.
Mengutip dari Bloomberg, sumber anonim menyatakan bahwa perusahaan cryptocurrency mengusulkan solusi kompromi yang mencakup peningkatan peran bank komunitas dalam sistem stablecoin, dan meminta penerbit untuk memegang cadangan di bank komunitas, serta membantu bank menerbitkan stablecoin mereka sendiri melalui kerjasama. Solusi ini bertujuan menyeimbangkan inovasi dan hasil keuangan serta menciptakan kondisi agar RUU ini dapat disahkan di Senat.
Pada hari Senin, perwakilan dari industri cryptocurrency dan perbankan mengadakan pertemuan di Gedung Putih, tetapi belum mencapai kesepakatan akhir. Ketua Komite Perbankan Senat, Tim Scott, menyatakan bahwa memungkinkan perusahaan cryptocurrency membayar insentif adalah hal yang layak, tetapi metode promosi tidak boleh sama dengan bank. Ia menegaskan bahwa tujuan utama adalah “menghindari aliran dana keluar” dan berencana melanjutkan diskusi dengan bank konsumen minggu depan untuk mendorong negosiasi kedua belah pihak.
RUU ini masih harus disetujui oleh Senat sebelum dapat diserahkan kepada Presiden Trump untuk ditandatangani. Pada 29 Januari, Komite Pertanian Senat telah meninjau dan menyetujui RUU ini, tetapi agar dapat berlaku secara final, setidaknya tujuh senator Demokrat harus mendukungnya. Versi yang diajukan oleh Komite Perbankan Senat lebih ketat, dan kedua belah pihak harus mencapai kesepakatan agar dapat melanjutkan prosesnya.
Para analis berpendapat bahwa solusi kompromi yang diajukan perusahaan cryptocurrency dapat meredakan kekhawatiran regulasi sekaligus membuka ruang untuk inovasi hasil stablecoin. Jika negosiasi berjalan lancar, pasar cryptocurrency AS berpotensi mendapatkan aturan yang lebih jelas secara kebijakan, memberikan dukungan jangka panjang bagi perkembangan industri. Para pelaku pasar dan investor sedang memantau secara ketat perkembangan RUU ini, serta potensi terobosan legislatif yang dapat mempengaruhi ekosistem stablecoin dan aset digital.