Investor miliarder Ray Dalio telah mengeluarkan peringatan tegas tentang mata uang digital bank sentral, yang dikenal sebagai CBDC. Dalam sebuah wawancara baru-baru ini, Dalio mengatakan bahwa pemerintah kemungkinan besar akan mengadopsi CBDC. Namun, dia juga menekankan bahwa sistem ini dapat secara serius merugikan privasi keuangan.
https://twitter.com/coinbureau/status/2021104342489813012?s=46While banyak pejabat mempromosikan CBDC sebagai kemajuan, Dalio mendesak orang untuk melihat risiko di balik teknologi ini.
Pemerintah menginginkan CBDC karena mereka menjanjikan efisiensi. Mata uang digital dapat mempercepat pembayaran dan menurunkan biaya transaksi. Selain itu, mereka memberikan otoritas pengawasan yang lebih kuat terhadap aliran uang.
Dalio mengakui manfaat ini. Dia mengatakan CBDC dapat menyederhanakan pengumpulan pajak dan mengurangi gesekan dalam sistem keuangan. Misalnya, pemerintah dapat mengumpulkan pajak secara instan daripada menunggu berbulan-bulan. Namun, efisiensi yang sama ini menciptakan bahaya baru.
Menurut Dalio, CBDC memungkinkan pemerintah melacak pengeluaran secara real-time. Setiap transaksi meninggalkan catatan digital. Akibatnya, otoritas mendapatkan visibilitas penuh tentang bagaimana orang menggunakan uang mereka. Selain itu, CBDC dapat memungkinkan perpajakan instan, dan pemerintah tidak lagi membutuhkan perantara. Sebaliknya, mereka dapat memotong dana langsung dari dompet digital.
Lebih mengkhawatirkan lagi, Dalio memperingatkan bahwa pemerintah dapat membekukan atau menyita aset dengan cepat. Dalam kasus ekstrem, pejabat dapat memblokir individu dari mengakses uang mereka. Oleh karena itu, kekuasaan keuangan dapat menjadi alat politik. Karena hal ini, Dalio percaya bahwa CBDC menimbulkan risiko serius terhadap kebebasan pribadi.
Meskipun ada kekhawatiran ini, proyek CBDC terus berkembang. Tiongkok telah menguji yuan digitalnya, yang dikenal sebagai e-CNY. Sementara itu, Uni Eropa sedang menjajaki euro digital.
Pada saat yang sama, banyak bank sentral berpendapat bahwa uang digital tidak dapat dihindari. Mereka percaya CBDC akan membantu mereka bersaing dengan sistem pembayaran swasta. Seiring pertumbuhan pembayaran digital, pemerintah ingin tetap mengendalikan. Namun, para kritikus mengatakan bahwa sebagian besar rencana CBDC masih kurang perlindungan privasi yang kuat.
Coin Bureau membagikan komentar Ray Dalio untuk menyoroti bahaya ini. Bagi banyak pendukung kripto, CBDC mewakili kendali terpusat. Sebaliknya, mata uang kripto seperti Bitcoin menawarkan kepemilikan pengguna dan pasokan terbatas. Karena sistem blockchain menghilangkan otoritas pusat, pengguna memiliki lebih banyak kebebasan. Perbedaan ini menjelaskan mengapa banyak orang melihat kripto sebagai perlindungan terhadap pengawasan.
Seiring berkembangnya pilot CBDC, perdebatan ini terus meningkat. Di satu sisi, pemerintah menjanjikan kecepatan dan efisiensi. Di sisi lain, para kritikus memperingatkan tentang hilangnya privasi dan kendali. Pada akhirnya, pesan Dalio sederhana. Kemajuan tidak seharusnya datang dengan mengorbankan kebebasan. Saat CBDC semakin mendekati kenyataan, perdebatan ini akan menjadi semakin penting.