BlackRock telah meningkatkan kepemilikannya di Bitmine Immersion Technologies secara tajam. Manajer aset ini kini memegang sekitar 9,05 juta saham BMNR. Posisi tersebut bernilai sekitar 246 juta dolar AS, berdasarkan laporan 13F terakhirnya.
Langkah ini menunjukkan lonjakan sebesar 165,6% dari kuartal sebelumnya. Ini menunjukkan minat institusional yang lebih kuat terhadap perusahaan infrastruktur kripto. Bitmine tidak lagi menjadi perusahaan penambangan yang biasa. Sebaliknya, perusahaan ini sangat fokus membangun cadangan Ethereum yang besar. Laporan tersebut mencerminkan posisi per akhir Desember 2025. Ini memberikan gambaran tentang bagaimana manajer aset besar menyesuaikan eksposur kripto mereka.
Laporan baru menunjukkan peningkatan besar dalam kepemilikan BMNR oleh BlackRock. Manajer aset ini meningkatkan posisi mereka lebih dari 160% dari kuartal ke kuartal. Itu menjadikannya salah satu investor institusional terbesar dalam saham ini. Laporan 13F biasanya mewakili posisi klien dan dana, bukan taruhan langsung perusahaan. Namun, pasar sering melihat langkah ini sebagai sinyal kepercayaan institusional.
BlackRock mengelola sekitar 14 triliun dolar AS dalam aset. Jadi, bahkan perubahan persentase kecil dapat memiliki pengaruh besar. Peningkatan ini menunjukkan minat yang semakin besar terhadap perusahaan yang terkait dengan infrastruktur kripto. Sementara itu, lebih banyak institusi mulai menambahkan ekuitas terkait kripto. Beberapa lebih memilih saham ini daripada eksposur langsung token.
Bitmine telah membangun cadangan Ethereum yang besar. Perusahaan kini memegang lebih dari 4,3 juta ETH. Itu setara dengan sekitar 3,5% dari total pasokan. Bersamaan dengan kepemilikan kripto, Bitmine juga menyimpan cadangan kas besar. Total aset yang dilaporkan mendekati 10 miliar dolar AS.
Sebagian besar ETH yang dimilikinya sudah di-stake. Staking ini menghasilkan imbalan stabil bagi perusahaan. Manajemen berencana memperluas operasi staking lebih jauh lagi di tahun 2026. Tujuan jangka panjang perusahaan adalah mengendalikan sekitar 5% dari total pasokan ETH. Strategi ini meniru model cadangan Bitcoin tetapi menggunakan staking untuk hasil tambahan.
Meskipun memiliki cadangan besar, Bitmine menghadapi tekanan pasar yang kuat. Harga Ethereum turun tajam dari puncaknya sebelumnya. Penurunan ini menyebabkan kerugian kertas besar bagi perusahaan yang memegang posisi ETH besar. Saham BMNR juga mengalami penjualan besar selama periode ini. Investor bereaksi terhadap penurunan harga kripto dan margin yang lebih ketat. Namun, perusahaan tetap menambah kepemilikannya. Langkah ini menunjukkan kepercayaan jangka panjang dari pimpinan perusahaan. Mereka tampaknya fokus pada pertumbuhan masa depan daripada fluktuasi harga jangka pendek.
Peningkatan kepemilikan BlackRock mengirimkan sinyal yang jelas. Institusi besar masih menjajaki strategi terkait kripto. Beberapa kini memandang perusahaan dengan model cadangan sebagai taruhan jangka panjang. Model Bitmine menggabungkan pendapatan dari staking dengan eksposur aset. Struktur ini mungkin menarik bagi investor yang mencari hasil sambil menunggu kenaikan harga.
Namun, risiko tetap terkait dengan harga kripto dan eksekusi. Jika pasar tetap volatile, strategi ini akan menghadapi tekanan. Untuk saat ini, laporan ini menunjukkan satu tren yang jelas. Bahkan setelah fluktuasi pasar, uang institusional masih terus masuk ke infrastruktur kripto.
Artikel Terkait
Strategi Mikro mengalami kerugian Bitcoin hingga 7,9 miliar dolar, Saylor: BTC tidak akan menjadi nol dan akan menuju satu juta!
ETF spot Bitcoin mengalami pengeluaran bersih selama lima minggu berturut-turut, mencatat rekor pengeluaran terpanjang sejak awal 2025
Bitmine membeli tambahan 51.162 ETH, mendekati target untuk menguasai 5% dari pasokan
Harga saham perusahaan Bitcoin treasury ProCap jatuh 85% dari puncaknya, dan mereka telah memulai rencana pembelian kembali saham
Jito Kehilangan $2,77M dalam TVL – Apa yang Sedang Terjadi di Solana?
Anthony Pompliano's Bitcoin Treasury ProCap Membeli Kembali Saham di Tengah Penurunan Harga 85%