Indiana mengusulkan RUU yang memungkinkan pekerja publik untuk menginvestasikan dana pensiun mereka dalam ETF kripto yang diatur.
Usulan ini melarang dana stablecoin dan hanya fokus pada produk kripto yang diperdagangkan di bursa.
Pembuat kebijakan bertujuan untuk memperluas pilihan pensiun sambil menjaga pengawasan negara bagian dan aturan kripto yang seragam.
Pada 13 Februari, pembuat kebijakan Indiana mengusulkan RUU House Bill 1042 dan membawa cryptocurrency lebih dekat ke rencana pensiun publik. RUU tersebut disetujui oleh komite Senat dan dikirim ke seluruh Senat. Langkah ini akan dibahas dan diputuskan oleh para pembuat kebijakan. Usulan ini akan memungkinkan pegawai negeri untuk mengakses investasi kripto di dalam rencana pensiun yang dikelola negara bagian. Sistem Pensiun Publik Indiana mengelola sekitar 55 miliar dolar AS dalam aset.
BERITA TERKINI: Indiana mengusulkan RUU untuk mengizinkan dana pensiun negara bagian berinvestasi dalam ETF kripto pic.twitter.com/0xL2logsIr
— Crypto Sum (@cryptosum_) 13 Februari 2026
RUU ini berfokus pada memberi pekerja lebih banyak kendali atas pilihan pensiun mereka. RUU ini tidak mewajibkan negara untuk membeli aset digital. Sebaliknya, karyawan akan memutuskan apakah akan memasukkan kripto ke dalam portofolio mereka. Pembuat kebijakan merancang struktur ini agar tanggung jawab tetap berada pada pemilik akun individu. Pada saat yang sama, negara akan mempertahankan pengawasan terhadap kerangka pensiun tersebut.
Di bawah usulan ini, karyawan dapat membuka rekening pialang mandiri mulai 1 Juli. Rekening ini memungkinkan pekerja menginvestasikan sebagian tabungan mereka dalam produk kripto yang disetujui. Pengelola pensiun akan terus mengawasi sistem yang lebih luas. Mereka akan menerapkan standar kepatuhan dan aturan pelaporan yang ada. Pengaturan ini menggabungkan fleksibilitas dengan pengawasan.
RUU ini juga menciptakan aturan kripto yang konsisten di seluruh Indiana. RUU ini mencegah pemerintah daerah melarang pembayaran kripto yang sah, layanan kustodi, atau kegiatan penambangan. Pembuat kebijakan ingin menghindari kebijakan yang bertentangan di kota dan kabupaten. Akibatnya, bisnis dan penduduk akan mengadopsi standar serupa di seluruh negara bagian. Pendukung percaya bahwa kejelasan ini dapat mengurangi ketidakpastian bagi perusahaan aset digital.
House Bill 1042 membatasi jenis paparan kripto yang tersedia dalam rencana pensiun. Dana pensiun dapat berinvestasi dalam ETF cryptocurrency. Namun, RUU ini mengecualikan dana yang fokus pada stablecoin. Pembuat kebijakan ingin paparan pensiun terkait dengan produk kripto yang diperdagangkan di pasar. Mereka berusaha menghindari hubungan langsung dengan token yang dipatok dolar.
Struktur ETF ini memungkinkan pekerja mendapatkan paparan tanpa harus memegang kripto secara langsung. Ini mengurangi kekhawatiran tentang kustodi sambil menjaga investasi dalam pasar yang diatur. Pembuat kebijakan mengajukan RUU ini pada bulan Desember sebagai persiapan untuk adopsi aset digital yang semakin meningkat. Mereka terus memandangnya sebagai perluasan opsi investasi yang hati-hati.
Beberapa negara bagian lain telah mengeksplorasi usulan serupa. New Hampshire, Texas, North Carolina, dan Oklahoma telah meninjau akses kripto dalam rencana pensiun publik. Beberapa negara bagian mempertimbangkan alokasi terbatas untuk mengurangi risiko. Yang lain memperdebatkan wewenang investasi yang lebih luas bagi pemilik akun. Diskusi ini terus menyebar di seluruh legislatif negara bagian. Tahun lalu, para pembuat kebijakan mendesak SEC untuk mempercepat akses kripto dalam rencana pensiun 401k yang bernilai 12,5 triliun dolar melalui aturan baru.
RUU ini kini menunggu keputusan dari seluruh anggota Senat. Gubernur dapat menandatanganinya menjadi undang-undang jika mendapatkan persetujuan dari para pembuat kebijakan. RUU ini akan mulai diterapkan sekitar pertengahan 2026. Sementara itu, Bitcoin diperdagangkan sekitar 66.948 dolar AS setelah mengalami penurunan 1,16% dalam satu hari. Kapitalisasi pasarnya sebesar 1,33 triliun dolar dan volume perdagangan harian sebesar 44,66 miliar dolar. Dalam satu bulan terakhir, Bitcoin menurun sebesar 29% dan masih 47% lebih rendah dari puncaknya bulan Oktober lalu sebesar 126.198 dolar.