ETF Roundhill memungkinkan investor berspekulasi tentang pemilihan tengah tahun 2026 dan pemilihan umum 2028 melalui kontrak ya/tidak.
ETF Presiden, Senat, dan DPR akan diperbarui setelah pemilihan, menjaga dana tetap aktif untuk kontes di masa depan.
ETF ini menjembatani taruhan politik dan keuangan arus utama, menarik trader ritel maupun institusional.
Taruhan politik mulai masuk ke keuangan arus utama saat Roundhill Investments mengajukan enam ETF yang melacak hasil pemilihan di AS. Langkah ini dapat berdampak signifikan pada pasar prediksi.
Menurut pengajuan ke SEC pada 13 Februari, dana ini akan berinvestasi dalam kontrak bergaya “ya/tidak” yang terkait dengan pemilihan presiden, serta pemilihan Senat dan DPR. Roundhill berencana meluncurkan enam ETF: Roundhill Democratic President ETF (BLUP), Roundhill Republican President ETF (REDP), Roundhill Democratic Senate ETF (BLUS), Roundhill Republican Senate ETF (REDS), Roundhill Democratic House ETF (BLUH), dan Roundhill Republican House ETF (REDH).
Dana ini akan mengikuti hasil pemilihan dan melakukan penyesuaian setelah pemilihan. Misalnya, ETF BLUP dan REDP akan “mengakui keuntungan atau kerugian setelah pemilihan presiden 2028,” dan kemudian “menginvestasikan kembali dalam serangkaian kontrak yang terkait dengan pemilihan 2032.”
BLUS dan REDS akan memiliki kontrak yang terkait dengan hasil Senat setelah pemilihan tengah tahun 2026, sementara BLUH dan REDH akan memiliki kontrak yang terkait dengan hasil di DPR. Oleh karena itu, ETF ini memiliki keterlibatan berkelanjutan dalam politik.
Roundhill berencana mendapatkan kontrak dari Designated Contract Markets (DCMs), yang merupakan persyaratan regulasi untuk derivatif yang terdaftar di bursa. Akibatnya, ETF ini dirancang agar transparan dan sesuai regulasi, menawarkan pendekatan terstruktur terhadap spekulasi politik.
Selain itu, investor yang familiar dengan ETF Sports Betting & iGaming Roundhill (BETZ) mungkin mengenali strategi investasinya. BETZ, yang melacak Morningstar Sports Betting & iGaming Select Index, memegang operator sportsbook populer seperti Flutter Entertainment (NYSE: FLUT) dan DraftKings (NASDAQ: DKNG).
Demikian pula, ETF politik ini dapat menarik volume perdagangan dari investor ritel maupun institusional yang ingin mendapatkan wawasan dari pasar tentang pemilihan.
Kontrak acara politik secara tradisional menjadi andalan pasar prediksi sebelum munculnya derivatif olahraga. Selain itu, 2026 adalah tahun pemilihan tengah tahun, yang merupakan peristiwa besar. Ini berpotensi menimbulkan minat tinggi di pasar. Namun, belum jelas pasar mana yang akan digunakan sebagai sumber kontrak.
Jelas bahwa ETF ini akan membantu mengisi celah antara pasar taruhan tidak resmi dan pasar keuangan konvensional.