Pada periode 17 Februari 2026 pukul 02:00 hingga 02:15 (UTC), harga Bitcoin (BTC) mengalami kenaikan jangka pendek, mencatat keuntungan positif sebesar +0,73%, dengan harga pembukaan sekitar 68.861 dolar AS, meningkatkan perhatian pasar secara signifikan. Volume perdagangan spot dan derivatif dalam jendela waktu tersebut juga meningkat secara bersamaan, kekuatan bullish di pasar menguat, dan volatilitas pasar meningkat.
Faktor utama yang mendorong pergerakan ini adalah keluar masuknya dana dari whale besar dan dominasi pembelian spot. Data on-chain terbaru menunjukkan bahwa whale besar mengalami net outflow sebesar 10.316 BTC ke bursa, sementara transfer ke bursa menurun menjadi 4.450 BTC, mengurangi tekanan jual secara signifikan dan memudahkan harga untuk naik. Selain itu, pemegang jangka panjang yang merealisasikan keuntungan turun ke level terendah siklus, menurunkan keinginan untuk mengambil keuntungan, memberikan dukungan struktural untuk rebound jangka menengah dan pendek. Di pasar derivatif, posisi terbuka terus meningkat, dengan dominasi posisi bullish jangka pendek, sebagian posisi short terpaksa ditutup, mendorong kenaikan harga lebih lanjut.
Selain itu, pasar juga mengalami resonansi dari beberapa faktor sekaligus: di satu sisi, pembelian di pasar spot kembali meningkat, order book menunjukkan peningkatan order beli, indikator CVD di platform utama berbalik positif, menyerap pasokan pasar; di sisi lain, likuiditas pasar futures harian relatif lemah, sehingga order besar memiliki pengaruh yang lebih besar terhadap harga, menyebabkan volatilitas jangka pendek meningkat. Secara makro, ekspektasi kenaikan suku bunga Federal Reserve belum berubah, preferensi risiko secara umum di AS sedikit membaik, dan sentimen jangka pendek cenderung stabil, faktor-faktor ini memicu bullish dan dana bersama-sama mendorong BTC menguat.
Meskipun tren rebound jangka pendek BTC cukup jelas, secara keseluruhan pasar masih dalam kondisi volatilitas rendah dan arah yang berbeda-beda. Di bawah kendali whale besar dan institusi, perubahan struktur transaksi sangat rentan memperburuk volatilitas berikutnya. Ke depan, perlu memantau secara ketat kekuatan pembelian spot yang berkelanjutan, skala keluar dana on-chain, dan perubahan posisi terbuka derivatif. Selain itu, level support utama (seperti 81.000 dolar AS) dan dinamika kebijakan makro tetap menjadi indikator penting untuk tren jangka pendek, dan investor harus waspada terhadap keluarnya dana secara mendadak yang dapat memicu gelombang koreksi besar. Perkembangan pasar selanjutnya dapat terus dipantau melalui pembaruan berita pasar.
Artikel Terkait
Permintaan kontrak berjangka Bitcoin menyentuh level terendah tahun 2024: Apakah institusi sedang keluar?
3 Hari Hijau Menguatkan ETF Crypto Kuat Seminggu karena ETF Bitcoin Tambah $787 Juta
ETF Bitcoin mengalami aliran keluar harian sebesar $35,9 juta sementara ETF Solana terus pertumbuhan mingguan