Wawasan Utama:
Harga XRP meningkat menjadi $1,42 di tengah pemulihan pasar kripto yang lebih luas, menunjukkan ketahanan meskipun ada kekhawatiran tentang penutupan pemerintah AS.
XRP mengalami arus masuk bersih yang signifikan sebesar $2,52 juta pada 13 Februari, menyoroti meningkatnya minat investor terhadap aset digital ini.
Cryptocurrency ini menargetkan terobosan di atas $1,50, dengan indikator pasar menunjukkan outlook bullish jika dukungan bertahan di atas $1,40.
Pada hari Sabtu, harga XRP berkisar sekitar $1,40, menunjukkan ketahanan meskipun kekhawatiran yang mengintai tentang kemungkinan penutupan pemerintah AS. Cryptocurrency ini mengalami kenaikan sebesar 4,29%, mencapai $1,41 dalam 24 jam terakhir. Pergerakan harga ini terjadi setelah pemulihan pasar yang lebih luas, di mana pasar cryptocurrency secara keseluruhan tumbuh sebesar 3,77%, mencapai valuasi total sebesar $2,36 triliun.
Namun, XRP masih menghadapi tantangan besar. Token ini telah turun 35% dalam nilai selama sebulan terakhir setelah periode konsolidasi yang berkepanjangan. Tren ini berbeda dengan kenaikan signifikan di cryptocurrency utama seperti Bitcoin, yang baru-baru ini melewati angka $68.000, dan Ethereum, yang telah menembus ambang $2.000.
Per hari Sabtu, pemerintah AS sebagian tutup setelah para pembuat kebijakan gagal menyetujui anggaran untuk mendanai Departemen Keamanan Dalam Negeri (DHS). Penutupan ini, yang dimulai tengah malam, menimbulkan kekhawatiran langsung tentang gangguan dalam penegakan imigrasi, respons bencana, dan operasi penting lainnya, termasuk staf TSA. Maskapai penerbangan dan organisasi lain mengeluarkan peringatan tentang kemungkinan penundaan penerbangan akibat kekurangan staf di TSA.
Ketidakpastian politik ini menambah tekanan pada pasar, dengan investor berhati-hati terhadap dampak ekonomi yang lebih luas dari penutupan ini. Meski volatilitas meningkat, banyak aset digital, termasuk XRP, telah mengalami arus masuk positif, menandakan bahwa pasar tetap aktif dan berinvestasi dalam masa depan cryptocurrency.
Pada 13 Februari, XRP mengalami lonjakan signifikan dalam arus masuk bersih, dengan $2,52 juta masuk ke dalam cryptocurrency ini. Arus masuk investasi ini menandakan meningkatnya kepercayaan investor, mendorong total arus masuk XRP menjadi $361,81 juta. Selain itu, XRPC, yang diperdagangkan di NASDAQ, mengalami arus masuk sebesar $449,65K, dengan total kumulatif sebesar $413,05 juta. Angka-angka ini mencerminkan meningkatnya minat terhadap XRP seiring dengan semakin banyaknya perhatian pasar terhadapnya.
Sumber: TradingView
Per 14 Februari, harga XRP melonjak ke $1,42, menunjukkan rebound yang menjanjikan setelah periode tekanan turun. Cryptocurrency ini kini fokus untuk menembus level resistansi di $1,50. Indikator pasar, seperti Relative Strength Index (RSI) dan Moving Average Convergence Divergence (MACD), menunjukkan tren bullish, yang menyarankan kemungkinan pertumbuhan harga lebih lanjut jika XRP mampu mempertahankan dukungan di atas $1,40.
Target saat ini XRP adalah mendorong melewati level $1,50. Jika berhasil, token ini berpotensi mencapai $1,60. Namun, jika harga turun di bawah $1,40, kemungkinan akan menguji level dukungan yang lebih rendah di sekitar $1,30. Hari-hari mendatang akan menjadi krusial dalam menentukan apakah XRP dapat mempertahankan momentum kenaikannya atau menghadapi konsolidasi lebih lanjut.
Artikel Terkait
ETF XRP spot Amerika Serikat dengan total aliran masuk bersih harian sebesar 7.5255 juta dolar AS
ETF Launch Fails to Stem Tide As XRP Sinks to $1.81, Lowest Since April
XRP Ledger Keluar dari 10 Rantai RWA Teratas di Tengah Persaingan yang Meningkat