Harga XRP telah memasuki zona yang membuat pengamat grafik berhenti menggulir dan memperbesar tampilan. Harga Ripple telah menembus di bawah level support jangka panjang yang dipantau trader di berbagai siklus. Pecahnya level tersebut menimbulkan pertanyaan serius. Apakah XRP benar-benar akan turun di bawah $1 lagi sebelum adanya pemulihan yang berarti?
Levi, pembawa acara saluran YouTube Levi crypto, baru-baru ini membahas serangkaian prediksi harga XRP yang bearish dan mengaitkan diskusi tersebut dengan analis veteran Peter Brandt.
Levi menggambarkan Brandt sebagai suara kontroversial di komunitas XRP, namun dia juga menunjukkan bahwa Brandt pernah memprediksi penurunan besar XRP di masa lalu. Riwayat tersebut adalah alasan mengapa pandangan bearish terbaru dari Brandt tetap penting.
Peter Brandt menyoroti potensi pola double top pada XRP pada 17 Desember 2025. Double top adalah pola pembalikan klasik. Harga menguji puncak dua kali, lalu gagal mendorong lebih tinggi. Setelah support pecah di bawah titik rendah tengah, grafik sering menunjukkan arah yang lebih rendah.
Levi mencatat bahwa harga XRP saat Brandt menyampaikan pandangannya jauh lebih tinggi. Penurunan yang terjadi kemudian mengubah pola tersebut menjadi lebih dari sekadar peringatan. XRP mengalami penurunan yang lebih dalam setelah kehilangan garis support tersebut. Inti dari pandangan Brandt bukan tentang drama. Dia fokus pada struktur dan risiko setelah pola tersebut selesai.
Levi juga merujuk pada sebuah peristiwa likuidasi besar yang menghantam XRP dengan keras. Brandt mengikuti pergerakan tersebut dan menganggap rebound sebagai kekuatan sementara dalam gambaran bearish yang lebih besar. XRP kemudian melakukan koreksi lagi. Urutan tersebut memperkuat alasan mengapa Levi tetap menganggap Brandt layak diikuti, meskipun pesannya terasa tidak nyaman.
Levi kemudian beralih ke indikator jangka panjang yang sering memisahkan kekuatan pasar bullish dari kelemahan pasar bearish. Harga XRP telah menembus di bawah rata-rata pergerakan 100 minggu. Garis oranye tersebut telah berfungsi sebagai panduan tren utama selama siklus sebelumnya.
Levi membandingkan situasi hari ini dengan April 2022. XRP menembus di bawah rata-rata yang sama selama pasar bearish tersebut. Harga kemudian turun sekitar 50% dari area pecah sebelum siklus terendah muncul. XRP bergerak dari sekitar $0,67 turun ke sekitar $0,32 selama periode itu.
Supply Bittensor (TAO) Kembali Naik: Peringatan Tersembunyi atau Peluang Besar?**
Levi menerapkan konsep yang sama pada zona harga XRP saat ini. Penurunan serupa setelah kehilangan rata-rata pergerakan 100 minggu akan menempatkan harga Ripple di bawah $1. Levi menyoroti skenario terburuk di sekitar $0,86 jika analog 50% tersebut terulang lagi. Level tersebut tidak dipastikan sebagai target pasti. Level ini berada dalam rentang hasil yang mungkin berdasarkan perilaku historis.
Levi kemudian memperkenalkan trader lain yang dia anggap lebih konsisten. JD telah memprediksi beberapa pergerakan XRP sebelumnya, termasuk setup rally besar di awal 2025. JD juga memposting target crash di sekitar $1,11. Levi mengatakan bahwa prediksi tersebut sesuai dengan rencana trading-nya saat itu.
Sekarang JD menyoroti zona “kotak merah muda” yang berada di bawah $1. Levi setuju bahwa wilayah di bawah $1 tampak masuk akal jika tren penurunan saat ini berlanjut. Levi menyebutkan rentang kerja antara $0,75 dan $0,90 sebagai area dasar potensial, dengan $0,85 hingga $0,86 menonjol sebagai level yang sesuai dengan kerangka rata-rata pergerakannya.
Emas dan Saham Emas Baru Saja Turun 20%, Tapi 8 Grafik Ini Menunjukkan Pergerakan Sebenarnya Belum Dimulai**
Levi mengaitkan skenario bearish tersebut dengan tekanan makro yang dapat memicu penjualan paksa. Dia menunjuk pada meningkatnya ketegangan geopolitik yang melibatkan Iran dan Amerika Serikat. Dia juga menyebutkan sengketa tarif yang terkait dengan retorika kebijakan perdagangan era Trump. Levi melihat faktor-faktor tersebut sebagai katalisator kemungkinan gelombang likuidasi besar lainnya di seluruh pasar kripto.
Levi juga menguraikan apa yang menurutnya bisa menandai sebuah perubahan. Pemotongan suku bunga Federal Reserve dan likuiditas yang diperbarui dapat mendukung fase pemulihan yang lebih lambat untuk harga XRP setelah penurunan yang dalam. Waktu tetap tidak pasti. Argumen ini berfokus pada bagaimana siklus likuiditas secara historis mempengaruhi aset berisiko.
Artikel Terkait
Ripple CTO Emeritus Berbicara tentang Harga XRP, Shiba Inu Mencetak Lonjakan 666% dalam Futures, Dogecoin Menghapus Nol — U.Today Crypto Digest - U.Today
Mengapa Harga XRP ke $1.000 Adalah Fantasi Matematika (Angka Tidak Berbohong)
Akankah XRP Bertahan di $1.33 atau Melanjutkan Menuju $1.30 Sebelum Pulih?
RLUSD dan XRP Ripple Menduduki Puncak Daftar Donasi - U.Today