OCC membuka umpan balik tentang proposal stablecoin GENIUS Act, mencari komentar untuk menyempurnakan aturan keamanan, standar cadangan, dan pengawasan perbankan di seluruh negeri.
Kantor Pengawas Perbendaharaan (OCC) telah membuka tahap umpan balik. Proposal ini mencari komentar tentang pelaksanaan Undang-Undang Panduan dan Pendirian Inovasi Nasional untuk Stablecoin AS.
Tujuan dari kerangka kerja ini adalah untuk mendukung inovasi sekaligus melindungi stabilitas keuangan, kata pejabat. Selain itu, lembaga menekankan perlindungan konsumen, standar transparansi, dan kejelasan cadangan. Oleh karena itu, pemangku kepentingan sektor perbankan dan kripto didorong untuk memberikan tanggapan.
OCC secara kondisional menyetujui 5 aplikasi bank trust nasional pada Desember 2025. Persetujuan ini menunjukkan adanya interaksi lebih lanjut dengan perusahaan aset digital yang mencari pengawasan federal. Namun, regulator juga menekankan pentingnya keamanan, disiplin kepatuhan, dan batas operasional yang jelas.
_Baca terkait: _Polymarket: 85% Odds CLARITY Act Lulus**
Sekarang, proposal baru ini spesifik mengenai penerbitan stablecoin dan kegiatan yang diizinkan. Selain itu, proposal ini memperjelas tanggung jawab penerbit stablecoin, yaitu bank trust nasional. Karena itu, OCC mencari masukan sebelum membuat keputusan tentang aturan regulasi final.
Sementara itu, Federal Deposit Insurance Corporation memperpanjang periode komentar terkait stablecoin. Batas waktu kini diperpanjang hingga 18 Mei 2026, agar partisipasi lebih luas dapat dilakukan. Demikian pula, regulator menyelaraskan jadwal untuk memastikan standar pengawasan, pelaporan, dan manajemen risiko.
Yang penting, proposal ini menyoroti komposisi cadangan, kecukupan modal, dan buffer likuiditas. Selain itu, menekankan hak penebusan, kejelasan pengungkapan, dan persyaratan ketahanan operasional. Oleh karena itu, penerbit harus menunjukkan perlindungan yang kuat bagi pelanggan mereka selama situasi stres.
OCC menambahkan bahwa ketentuan anti-pencucian uang akan diatur dalam aturan terpisah yang terkoordinasi. Sebaliknya, elemen-elemen tersebut harus bekerja sama dengan Departemen Keuangan. Sementara itu, koordinasi antar lembaga menjadi inti dari upaya pengawasan stablecoin di tingkat nasional, yang seringkali konsisten.
Peserta industri mengatakan aturan yang lebih jelas dapat membantu mengurangi ketidakpastian dan mendorong inovasi yang bertanggung jawab. Namun, beberapa lembaga menyebutkan bahwa biaya kepatuhan dapat menambah kompleksitas operasional. Oleh karena itu, umpan balik dapat mempengaruhi penyesuaian sebelum penerbitan regulasi final oleh lembaga.
Stablecoin tetap memiliki arti penting dalam hal pembayaran, perdagangan, dan kegiatan penyelesaian lintas batas di seluruh dunia. Oleh karena itu, pembuat kebijakan berusaha menyeimbangkan manfaat inovasi dengan perlindungan sistem terhadap risiko. OCC mengatakan partisipasi ini akan membantu menyempurnakan pengawasan terhadap keuangan digital yang berkembang.
Selain itu, proposal ini mendefinisikan kewajiban pelaporan, harapan audit, dan tanggung jawab tata kelola secara jelas. Lebih jauh, lembaga diharapkan menyimpan catatan yang tepat untuk mendukung cadangan dan operasi penebusan.
Sementara itu, bank menilai kebutuhan teknologi, langkah keamanan siber, dan penyesuaian manajemen likuiditas dengan hati-hati. Namun, banyak perusahaan yang mendukung aturan agar konsisten dan mengurangi fragmentasi antar aturan negara bagian. Akibatnya, standar nasional dapat memudahkan perencanaan kepatuhan dan integrasi pembayaran lintas batas.
Yang penting, regulator berupaya meningkatkan kepercayaan konsumen terhadap instrumen pembayaran digital berbasis dolar. Selain itu, aturan transparansi dapat membantu meningkatkan pengungkapan terkait cadangan, risiko, dan jadwal penebusan.
OCC menekankan bahwa komentar yang dikirimkan akan digunakan untuk langsung menginformasikan revisi sebelum mengeluarkan regulasi final. Selain itu, lembaga akan mengoordinasikan pendekatan pengawasan agar ada konsistensi dalam pengawasan perbankan dan pembayaran. Akibatnya, aturan final dapat membentuk inovasi, kompetisi, dan stabilitas dengan ekosistem aset digital yang berkembang di Amerika.