Perluasan Lisensi untuk Meliputi Dealer dan Penjaga
Pemerintah akan memperkenalkan RUU tahun ini untuk memberikan lisensi kepada dealer dan penjaga aset digital. Usulan ini akan memperluas regulasi di luar platform perdagangan dan membawa lebih banyak penyedia layanan ke dalam pengawasan formal. Akibatnya, otoritas bertujuan menutup celah regulasi dan memperkuat standar operasional.
Pejabat menyusun reformasi ini berdasarkan pernyataan kebijakan aset digital kedua Hong Kong. Kerangka kerja ini bertujuan menyeimbangkan inovasi dengan kewajiban kepatuhan yang jelas di seluruh pasar. Pada saat yang sama, regulator bermaksud memperkuat integritas pasar dan stabilitas keuangan.
Komisi Sekuritas dan Futures akan mengawasi bagian utama dari kerangka yang diperluas ini. Mereka berencana memperluas produk dan layanan yang disetujui untuk peserta profesional. Selain itu, regulator akan meluncurkan program akselerator untuk mendukung pengembangan teknologi keuangan yang patuh.
Lisensi Stablecoin dan Langkah Likuiditas Pasar
Otoritas telah mengonfirmasi bahwa Hong Kong telah menerapkan sistem lisensi untuk penerbit stablecoin yang merujuk pada fiat. Gelombang lisensi pertama akan diberikan bulan depan di bawah kerangka kerja baru ini. Dengan demikian, kota ini akan beralih dari perencanaan regulasi ke otorisasi pasar secara langsung.
Regulator akan bekerja sama dengan penerbit yang disetujui untuk mengembangkan kasus penggunaan yang terkendali dan patuh. Pejabat bertujuan mengintegrasikan stablecoin ke dalam kegiatan pembayaran dan penyelesaian dengan parameter risiko yang jelas. Sementara itu, otoritas akan memantau struktur penerbitan dan standar pengelolaan cadangan.
Komisi Sekuritas dan Futures juga akan mengambil langkah untuk memperdalam likuiditas pasar aset digital. Mereka akan memperluas cakupan instrumen dan layanan yang memenuhi syarat untuk peserta pasar profesional. Oleh karena itu, pembuat kebijakan mengharapkan arus modal yang lebih kuat dan penemuan harga yang lebih baik di seluruh platform.
Strategi yang lebih luas dari Hong Kong mencerminkan meningkatnya kompetisi global antar pusat keuangan. Beberapa yurisdiksi telah mengembangkan aturan stablecoin dan tokenisasi dalam beberapa tahun terakhir. Sebagai tanggapan, Hong Kong mempercepat jadwal regulasinya untuk mempertahankan posisi regionalnya.
Tokenisasi Obligasi dan Kerangka Pelaporan OECD
Tokenisasi merupakan salah satu pilar utama dari strategi aset digital pemerintah. Otoritas akan mengeluarkan panduan yang memungkinkan daftar pemegang obligasi beroperasi di sistem ledger terdistribusi. Klarifikasi ini akan mendukung kepastian hukum untuk struktur obligasi yang ditokenisasi.
Pejabat juga akan mengeksplorasi tanda tangan elektronik untuk dokumen penerbitan obligasi. Secara paralel, otoritas akan memeriksa digitalisasi obligasi pembawa dalam batas hukum yang ada. Langkah-langkah ini bertujuan memodernisasi pasar utang sekaligus menjaga pengawasan regulasi.
Hong Kong telah melakukan percobaan penerbitan obligasi hijau yang ditokenisasi dalam beberapa tahun terakhir. Proyek percontohan tersebut menunjukkan kelayakan operasional dan efisiensi penyelesaian. Berdasarkan pengalaman itu, pembuat kebijakan kini mencari adopsi institusional yang lebih luas.
Pada saat yang sama, pemerintah akan mengubah Ordinansi Pajak Penghasilan Dalam Negeri. Perubahan ini akan menerapkan Kerangka Pelaporan Aset Kripto OECD dan Standar Pelaporan Umum yang diperbarui. RUU diharapkan akan diajukan pada paruh pertama tahun ini.
Aturan pelaporan baru ini akan memperkuat transparansi pajak lintas batas untuk transaksi aset digital. Otoritas bermaksud menyelaraskan Hong Kong dengan standar global mengenai pengungkapan keuangan. Oleh karena itu, reformasi ini akan mengatasi kepatuhan pajak sekaligus mendukung kredibilitas pasar.
Gabungan dari perluasan lisensi, persetujuan stablecoin, dan panduan tokenisasi menandai dorongan kebijakan yang terkoordinasi. Langkah-langkah ini mengintegrasikan regulasi, inovasi, dan pelaporan pajak ke dalam kerangka kerja yang terpadu. Saat pelaksanaan dimulai, Hong Kong memposisikan dirinya sebagai pusat aset digital global yang terstruktur dan kompetitif.
Artikel ini awalnya diterbitkan sebagai Hong Kong Ungkap Rencana Reformasi Aset Digital Berani Tahun 2026, Dorongan Stablecoin di Crypto Breaking News – sumber terpercaya Anda untuk berita kripto, berita Bitcoin, dan pembaruan blockchain.