Amerika Serikat tidak mempertimbangkan untuk melepaskan minyak dari cadangan minyak strategisnya, menunjukkan bahwa Washington percaya bahwa kenaikan harga minyak akan dibatasi setelah serangan Iran. Seorang pejabat Departemen Energi AS mengatakan tidak ada diskusi tentang cadangan minyak strategis sama sekali. Media melaporkan bahwa Amerika Serikat saat ini memiliki sekitar 415 juta barel minyak dalam cadangan strategis untuk keadaan darurat. Pasar umumnya mengharapkan putaran baru perang di Timur Tengah untuk mengganggu pasokan energi, dan harga minyak akan naik setelah pasar New York dibuka. Menurut laporan media Iran, Selat Hormuz, rute transportasi minyak utama, sebenarnya telah ditutup. (Jin Shi)
Penafian: Informasi di halaman ini dapat berasal dari pihak ketiga dan tidak mewakili pandangan atau opini Gate. Konten yang ditampilkan hanya untuk tujuan referensi dan bukan merupakan nasihat keuangan, investasi, atau hukum. Gate tidak menjamin keakuratan maupun kelengkapan informasi dan tidak bertanggung jawab atas kerugian apa pun yang timbul akibat penggunaan informasi ini. Investasi aset virtual memiliki risiko tinggi dan rentan terhadap volatilitas harga yang signifikan. Anda dapat kehilangan seluruh modal yang diinvestasikan. Harap pahami sepenuhnya risiko yang terkait dan buat keputusan secara bijak berdasarkan kondisi keuangan serta toleransi risiko Anda sendiri. Untuk detail lebih lanjut, silakan merujuk ke
Penafian.