Lembaga pemerintah AS, seperti Badan Keamanan Nasional (NSA) dan Administrasi Layanan Umum (GSA), telah mengungkapkan kekhawatiran yang kuat tentang fungsi Grok, sebuah chatbot Kecerdasan Buatan (AI) yang dikembangkan oleh xAI, yang didirikan oleh Elon Musk. Beberapa lembaga AS secara tajam mengamati pelanggaran keamanan dan privasi dari Grok. CryptoRus, merek berita dan edukasi cryptocurrency terkenal yang menyediakan pembaruan pasar harian, merilis berita ini melalui akun media sosial resminya di X.
🚨 LEMBAGA PEMERINTAH BANGKITKAN KEPRIHATINAN TERHADAP GROK AI ELON MUSK Beberapa lembaga federal AS, termasuk GSA dan NSA, telah menandai kekhawatiran serius tentang keamanan, keselamatan, dan keandalan chatbot xAI milik Elon Musk, Grok, bahkan saat Pentagon mengintegrasikannya ke dalam operasi rahasia… pic.twitter.com/4b3e4lG4mY
— CryptosRus (@CryptosR_Us) 28 Februari 2026
Kekhawatiran Keamanan dan Pengawasan Meningkat Saat Grok Digunakan untuk Pertahanan
Terdapat banyak kekhawatiran yang disampaikan berbagai lembaga terhadap Grok, seperti kerentanan keamanan, kerentanan terhadap manipulasi dan pencemaran data, keterbatasan dalam pelacakan, kurangnya pengujian red-team, dan tingkat ketidakpastian yang lebih tinggi dibandingkan pesaing.
Grok saat ini digunakan secara aktif dalam lingkungan Departemen Pertahanan AS untuk simulasi perang, pemodelan musuh, dan pengujian skenario. Selain itu, xAI mengizinkan “semua penggunaan yang sah,” yang terkadang menyoroti kekhawatiran keamanan dari model lain. Beberapa pembatasan yang tidak diinginkan menghambat pengguna untuk waktu yang lama. Bahkan, pembatasan ini tidak ditemukan pada sistem AI lain.
Lembaga AS Menghadapi Tekanan untuk Menghentikan Penggunaan Grok karena Kekhawatiran Privasi
Lembaga federal diperintahkan untuk berhenti menggunakan teknologi anthropic setelah adopsi yang cepat. Pada saat itu, lebih dari 30 organisasi telah mendesak koalisi kepada Kantor Manajemen dan Anggaran AS (OMB) untuk mempertimbangkan kembali atau mencabut penggunaan Grok di lingkungan federal.
Grok milik Elon Musk sangat membantu pengguna dalam berbagai hal; namun, ada banyak masalah terkait privasi Grok. Sekarang, penggunaan yang berlebihan mengeksplorasi kekurangan yang dapat menyebabkan kerusakan besar. Situasi ini menunjukkan ketegangan yang lebih luas dalam pengembangan AI: Kecepatan inovasi vs. kontrol keamanan, kemampuan terbuka vs. pengamanan ketat, dan adopsi militer vs. pengawasan etis.