Kryptocurrency yang berfokus pada privasi Zcash (ZEC) sedang mengalami salah satu penurunan terburuk di seluruh pasar, dengan nilai yang hilang dua digit hanya dalam beberapa sesi perdagangan terakhir.
Penurunan yang terus-menerus ini dengan cepat menimbulkan kekhawatiran mendalam di komunitas investor: apakah ZEC dapat menemukan titik dukungan dan stabil di sekitar harga saat ini, atau tekanan jual belum berakhir dan penurunan yang lebih dalam sedang menunggu di depan?
Sejak awal tahun ini, ZEC telah mengalami penurunan tajam sekitar 62%, sementara hampir tidak ada sinyal yang cukup meyakinkan untuk menunjukkan pemulihan yang berkelanjutan atau lonjakan yang dapat mengonfirmasi pembalikan tren.
Saat ini, aset ini terjebak dalam area akumulasi yang sempit di grafik, dengan fluktuasi sekitar 205–225 USD. Menariknya, ini adalah zona harga yang pernah dua kali berfungsi sebagai support penting di masa lalu, sehingga menjadi titik kunci secara teknikal untuk perkembangan selanjutnya.
Grafik harian ZEC/USDT | Sumber: TradingView
Kawasan ini kemungkinan besar akan menentukan arah berikutnya dari ZEC. Jika bulls terus berhasil menjaga support ini, pasar dapat melihat terbentuknya rebound baru. Namun, dalam skenario yang lebih negatif, menembus support ini akan membuka risiko penurunan lebih dalam, bahkan menyebabkan kerugian yang jauh melebihi koreksi sebelumnya.
Pecahnya support yang jelas di bawah level saat ini dapat menarik harga ke support berikutnya di sekitar 120 USD — setara dengan penurunan hampir 30% dari harga saat ini.
Perkembangan ini tidak hanya melemahkan struktur tren keseluruhan secara serius, tetapi juga menempatkan para investor jangka panjang di bawah tekanan psikologis dan risiko baru yang semakin meningkat.
Indikator teknikal secara serempak menguatkan skenario pasar yang kurang positif. Aliran modal terus menunjukkan tren keluar, yang tercermin dari penurunan indeks Money Flow Index (MFI).
MFI mencerminkan kekuatan aliran uang masuk dan keluar pasar pada skala 0 hingga 100. Biasanya, wilayah 50–80 menunjukkan tren naik yang dominan, sementara 20–50 menunjukkan pelemahan yang semakin nyata. Ketika MFI turun di bawah 20, pasar biasanya dianggap dalam kondisi oversold.
Grafik harian ZEC/USDT | Sumber: TradingView
Pada saat analisis ini dilakukan, MFI ZEC telah turun ke level 18. Meskipun angka ini bisa menandakan tekanan jual yang mulai berkurang, itu belum cukup untuk memastikan pembalikan langsung. Dalam kondisi pasar yang belum menunjukkan sinyal akumulasi yang jelas, sentimen tetap berhati-hati di kalangan investor.
Selain itu, indeks kekuatan relatif (RSI) — ukuran momentum harga — telah kehilangan level netral 50 dan terus menurun. Perkembangan ini mencerminkan kekuatan beli yang semakin melemah, sekaligus mengonfirmasi bahwa tren penurunan masih memegang peranan utama di grafik.
Peta panas likuiditas memberikan pandangan visual tentang skenario pergerakan harga jangka pendek. Saat ini, konsentrasi likuiditas besar terkonsentrasi di atas harga saat ini — faktor ini dapat berfungsi sebagai “penarik” harga ke atas, karena pasar cenderung mendekati area dengan kepadatan likuiditas tinggi.
Sumber: CoinGlass
Struktur ini membuka kemungkinan munculnya rebound teknikal dalam jangka pendek. Namun, keberadaan konsentrasi likuiditas yang lebih rendah di sekitar 197 USD tidak bisa diabaikan. Harga bisa saja melakukan koreksi ringan untuk mengumpulkan likuiditas di area ini sebelum mengumpulkan momentum yang cukup untuk kenaikan yang lebih jelas, menuju area likuiditas yang lebih tinggi di atas.
Meskipun peta panas menunjukkan potensi kenaikan harga yang tersisa, sentimen pasar dan momentum saat ini cukup rapuh. Selama bulls belum mampu merebut kembali level harga penting dan indikator teknikal belum mengonfirmasi perbaikan secara konsisten, ZEC tetap berisiko mengalami tekanan koreksi lebih lanjut.