Kota Busan telah mengumumkan rencana dukungan pendanaan skala besar untuk meringankan kesulitan keuangan usaha kecil dan menengah dan merevitalisasi ekonomi lokal. Pada tanggal 3, kota Busan menandatangani perjanjian bisnis dengan Kamar Dagang dan Industri Busan, Dana Jaminan Teknologi, Dana Penjaminan Kredit, dan Hana Bank untuk mengumpulkan total 500 miliar won dalam dana kebijakan.
Kesepakatan ini bertujuan untuk mendukung UKM di kawasan yang sedang berjuang karena kekurangan dana dan secara aktif membina perusahaan dengan potensi pertumbuhan tinggi. Untuk tujuan ini, kota Busan akan memberikan dukungan jaminan sekunder 2,0% kepada perusahaan, dan Kamar Dagang dan Industri Busan akan memperkenalkan proyek dukungan keuangan kepada perusahaan anggota dan merekomendasikan perusahaan yang memenuhi syarat untuk mendapatkan dukungan. Technology Guarantee Fund dan Credit Guarantee Fund akan mendukung perusahaan melalui jaminan kredit, sementara Hana Bank berjanji untuk memberikan kontribusi modal khusus dan suku bunga preferensial.
Perusahaan dapat menerima dukungan hingga 30 miliar won melalui proyek ini, di mana jumlah maksimum dana untuk menerima dukungan jaminan sekunder ditetapkan sebesar 8 miliar won. Hal ini dimaksudkan untuk memungkinkan banyak perusahaan yang mengajukan dukungan keuangan untuk menikmati manfaatnya. Selain itu, tingkat jaminan sekunder telah dinaikkan dari semula 1,5% menjadi 2,0%, yang diharapkan dapat semakin mengurangi beban perusahaan.
Metode pembayaran juga terdiversifikasi, dan perusahaan dapat memilih “jangka waktu 3 tahun, pembayaran 1 tahun setelah masa tenggang 2 tahun”, atau “pembayaran satu kali setelah masa tenggang 3 tahun”. Ini jelas merupakan niat untuk memperluas jangkauan opsi sesuai dengan situasi keuangan untuk meminimalkan tekanan pada perusahaan.
Memanfaatkan kesepakatan ini, Kota Busan berencana untuk memperkuat kerja sama dengan lembaga keuangan dan penjaminan untuk mengidentifikasi dan mendukung perusahaan dengan kemampuan teknologi dan potensi pertumbuhan, sehingga semakin merevitalisasi ekonomi lokal. Langkah ini diharapkan dapat berdampak positif pada pengembangan perusahaan utama di Busan dan wilayah Yeongnam. Perlu terus memperhatikan perubahan seperti apa yang akan dibawa oleh sistem dukungan keuangan semacam itu bagi perekonomian daerah.