Ripple memperluas peran XRP Ledger dalam keuangan tradisional setelah National Securities Clearing Corporation menambahkan Ripple Prime ke direktori mereka. Langkah ini menghubungkan unit pialang utama Ripple ke infrastruktur pasar utama AS dan membuka jalan bagi aktivitas pasca-trade untuk dipindahkan ke XRP Ledger.
Ripple Prime baru-baru ini mendapatkan persetujuan regulasi dan kini terdaftar di direktori NSCC. NSCC beroperasi di bawah Depository Trust & Clearing Corporation dan mendukung kliring serta penyelesaian sekuritas AS. Daftar direktori ini mencakup perusahaan yang disetujui untuk menggunakan layanan kliringnya.
Integrasi #Ripple dan Hidden Road terus berkembang.
Pemberitahuan terbaru dari DTCC menunjukkan Hidden Road ($HRFI) resmi masuk ke direktori NSCC pada 2 Maret 2026. Peran Ripple Prime dalam menjembatani TradFi dan DeFi kemungkinan akan memindahkan volume pasca-trade ke XRPL pic.twitter.com/H9qwav3fLO
— 𝗕𝗮𝗻𝗸XRP (@BankXRP) 2 Maret 2026
Daftar ini mengikuti akuisisi Ripple terhadap Hidden Road. Hidden Road memproses sekitar $3 triliun volume tahunan untuk lebih dari 300 klien institusional. Ripple sebelumnya menyatakan bahwa akuisisi ini akan mengalihkan aliran pasca-trade Hidden Road ke XRP Ledger.
Dengan bergabung ke direktori NSCC, Ripple Prime dapat terhubung dengan sistem kliring yang sudah mapan. Akses ini memungkinkan transaksi pasca-trade dialihkan melalui infrastruktur yang terhubung ke XRP Ledger. Perusahaan bertujuan menggunakan kecepatan ledger dan biaya transaksi yang lebih rendah untuk penyelesaian.
Ripple Prime berencana memindahkan sebagian aktivitas penyelesaian pasca-trade ke XRP Ledger. Ledger ini dirancang untuk memproses transaksi dengan cepat dan biaya yang dapat diprediksi. Perusahaan mengharapkan ini mendukung klien institusional yang mencari opsi penyelesaian yang efisien.
Chief Technology Officer Ripple, David Schwartz, mengomentari perkembangan ini. Ia menyebut daftar di NSCC sebagai “penting” untuk adopsi institusional. Pernyataannya mencerminkan fokus perusahaan dalam memperluas penggunaan ledger untuk keperluan perusahaan.
Terlihat penting. https://t.co/tSiTsdlS3S
— David ‘JoelKatz’ Schwartz (@JoelKatz) 3 Maret 2026
Lembaga keuangan lain juga telah berinteraksi dengan XRP Ledger. Societe Generale baru-baru ini meluncurkan stablecoin euro di jaringan ini. Laporan juga menunjukkan bahwa fitur perdagangan opsi sedang dipersiapkan untuk pengguna institusional. Perkembangan ini memperluas jenis aset dan layanan yang tersedia di ledger.
Di tengah perkembangan institusional ini, pengembang XRPL memperingatkan pengguna tentang upaya penipuan. Pengembang Wietse Wind mengeluarkan pemberitahuan tentang tawaran NFT palsu yang menargetkan pemilik dompet. Penipuan ini melibatkan pengiriman NFT palsu dan pembuatan tawaran menyesatkan.
PERINGATAN!! 🚨
Kami TIDAK mengirim “pass” atau NFT!
Ini dikirim oleh PENIPU!!
Jangan berinteraksi, jangan terima, BATALKAN tawaran mereka.
Sebarkan RT seluas-luasnya. pic.twitter.com/cYQkceqwzV
— Wietse Wind – 🪝🛠 Xaman® + XRPL + Xahau (@WietseWind) 28 Februari 2026
Wind mencatat adanya NFT Xaman palsu yang beredar di X dan memperingatkan komunitas XRP bahwa Xaman tidak mengeluarkan “pass” atau “NFT”. Ia menjelaskan bahwa penipu yang mengirimkan NFT tersebut adalah pelaku penipuan.
Pengembang menyarankan pengguna untuk membatalkan tawaran mencurigakan dan menghindari berinteraksi dengan akun yang tidak dikenal. Tim dukungan resmi tidak pernah meminta seed phrase atau meminta pengguna menandatangani transaksi yang tidak dikenal. Peringatan ini muncul seiring aktivitas di XRP Ledger yang terus berkembang bersamaan dengan integrasi institusional baru.