ChainCatcher melaporkan bahwa menurut Juru Bicara Federal Reserve Milan, melanjutkan penurunan suku bunga tetap tepat karena masih terlalu dini untuk menilai dampak perang Timur Tengah terhadap ekonomi AS. Dia berpendapat bahwa peristiwa yang terjadi akhir pekan tidak mengubah prediksi tentang pasar tenaga kerja atau inflasi. Meskipun kenaikan harga minyak menyebabkan investor menurunkan ekspektasi pemotongan suku bunga Federal Reserve pada tahun 2026, Milan tetap percaya bahwa pasar tenaga kerja membutuhkan lebih banyak dukungan kebijakan moneter.
Penafian: Informasi di halaman ini dapat berasal dari pihak ketiga dan tidak mewakili pandangan atau opini Gate. Konten yang ditampilkan hanya untuk tujuan referensi dan bukan merupakan nasihat keuangan, investasi, atau hukum. Gate tidak menjamin keakuratan maupun kelengkapan informasi dan tidak bertanggung jawab atas kerugian apa pun yang timbul akibat penggunaan informasi ini. Investasi aset virtual memiliki risiko tinggi dan rentan terhadap volatilitas harga yang signifikan. Anda dapat kehilangan seluruh modal yang diinvestasikan. Harap pahami sepenuhnya risiko yang terkait dan buat keputusan secara bijak berdasarkan kondisi keuangan serta toleransi risiko Anda sendiri. Untuk detail lebih lanjut, silakan merujuk ke
Penafian.