Berita Gate News, pada 17 Maret, Bitcoin mengalami kenaikan kuat di sesi pagi Asia, menembus level 75.000 dolar AS, mencatat rekor tertinggi sejak awal Februari 2026, dan mencatatkan kenaikan delapan hari berturut-turut, memecahkan rekor kenaikan terpanjang dalam hampir dua tahun terakhir.
Hingga pukul 01:30 UTC, harga Bitcoin tetap di atas 75.000 dolar AS, dengan kenaikan sekitar 3% dalam 24 jam. Dibandingkan dengan titik terendah sekitar 60.000 dolar AS akibat penjualan pasar yang dipicu ketegangan di Timur Tengah pada Februari lalu, kenaikan saat ini hampir mencapai 25%, menunjukkan pemulihan sentimen pasar yang jelas.
Data on-chain semakin memperkuat logika kenaikan ini. Volume masuk Bitcoin ke bursa-bursa belakangan ini menurun secara signifikan, mengurangi tekanan jual spot. Selain itu, aktivitas alamat besar meningkat, dengan proporsi transaksi oleh paus mencapai level tertinggi dalam enam tahun. Sinyal ini sering muncul pada fase perubahan tren penting dalam siklus sejarah. Selain itu, volume penerbitan stablecoin membesar, ditambah ETF spot yang terus menarik dana, dengan total aliran masuk bersih sekitar 2,1 miliar dolar AS dalam tiga minggu terakhir, menunjukkan adanya dana baru yang masuk ke pasar.
Dari sisi aliran dana, muncul tanda-tanda pergeseran dari emas ke Bitcoin. Harga emas baru-baru ini mengalami penurunan, sementara Bitcoin tetap dalam tren kenaikan. Di platform Polymarket, probabilitas Bitcoin mencapai 80.000 dolar bulan ini meningkat menjadi 56%, mencerminkan ekspektasi pasar terhadap potensi kenaikan jangka pendek yang semakin meningkat. Namun, pengalaman sejarah menunjukkan bahwa ketika prediksi probabilitas mendekati 60%, biasanya disertai tekanan pengambilan keuntungan secara fase.
Secara makro, ketidakpastian masih ada. Harga energi global tetap tinggi, situasi di Timur Tengah belum jelas, tetapi performa Bitcoin akhir-akhir ini relatif lebih baik dibandingkan aset tradisional. Ke depan, keputusan suku bunga Federal Reserve akan menjadi variabel penting yang berpotensi mempengaruhi arus dana dan preferensi risiko.
Dari segi struktur teknikal, level 75.000 dolar AS telah menjadi support kunci. Jika harga mampu bertahan di atas level ini, pasar berpotensi menguji level 80.000 dolar AS lebih lanjut; sebaliknya, jika menembus ke bawah, kemungkinan akan kembali ke fase koreksi. Pada tahap ini, berbagai faktor yang saling berinteraksi membuat pergerakan Bitcoin tetap berada dalam periode krusial.