Peneliti 21Shares: Penerbitan token di era 2026 perlu meningkatkan proporsi peredaran awal, memperkuat mekanisme penangkapan nilai, dan mencapai transparansi

Berita Gate News, pada 31 Maret, peneliti 21Shares Darius Moukhtarzade menyatakan di acara EthCC[9] bahwa kegagalan penerbitan token telah mencapai tingkat rekor, dan akar masalah utamanya adalah pola “peredaran rendah, valuasi fully diluted yang tinggi” yang marak pada periode 2024 hingga 2025. Darius mengusulkan kerangka praktik yang bertujuan untuk mewujudkan ekonomi token yang berkelanjutan: pertama, meningkatkan rasio peredaran awal; kedua, menetapkan kecocokan produk dan pasar; ketiga, memperkuat mekanisme penangkapan nilai; keempat, melakukan transparansi dan penyelarasan jangka panjang. Darius mengatakan bahwa keberhasilan token pada tahun 2026 tidak lagi bergantung pada lonjakan bullish dalam jangka pendek, melainkan pada apakah dapat membangun ekosistem ekonomi on-chain yang memiliki karakter bertahan di tengah latar masuknya dana institusional dan pengetatan regulasi.

Penafian: Informasi di halaman ini dapat berasal dari pihak ketiga dan tidak mewakili pandangan atau opini Gate. Konten yang ditampilkan hanya untuk tujuan referensi dan bukan merupakan nasihat keuangan, investasi, atau hukum. Gate tidak menjamin keakuratan maupun kelengkapan informasi dan tidak bertanggung jawab atas kerugian apa pun yang timbul akibat penggunaan informasi ini. Investasi aset virtual memiliki risiko tinggi dan rentan terhadap volatilitas harga yang signifikan. Anda dapat kehilangan seluruh modal yang diinvestasikan. Harap pahami sepenuhnya risiko yang terkait dan buat keputusan secara bijak berdasarkan kondisi keuangan serta toleransi risiko Anda sendiri. Untuk detail lebih lanjut, silakan merujuk ke Penafian.
Komentar
0/400
Tidak ada komentar