Tyler Spalding, seorang inovator teknologi, lahir dengan hasrat untuk rekayasa dan melanjutkan untuk mendapatkan gelar Sarjana dalam Teknik Mesin dan gelar Magister dalam Teknik Dirgantara dari Universitas Illinois di Urbana-Champaign.
Tidak puas berhenti di situ, Tyler juga menyelesaikan gelar MBA di Massachusetts Institute of Technology (MIT), sehingga menambahkan keahlian bisnis dan kreatifitasnya.
Tyler memulai pekerjaannya di Microsoft sebagai insinyur perangkat lunak setelah lulus dari perguruan tinggi. Tetapi cintanya terhadap eksplorasi angkasa mendorongnya untuk membantu inisiatif terkemuka seperti Program Pesawat Ulang Alik NASA dan Program Konstelasi. Pertemuan ini memberinya pemahaman yang baik tentang teknologi modern dan kerja tim yang kuat.
Namun, energi kewirausahaan Tyler mendorongnya untuk mendirikan tiga bisnis perangkat lunak yang menguntungkan—semuanya kemudian dibeli. Salah satunya adalah Tastebud Technologies, yang kemudian dibeli oleh Raise.com, di mana Tyler menjabat sebagai Chief Technology Officer. Keterlibatannya dengan Raise.com membantunya untuk menjelma menjadi pemimpin teknologi yang visioner.
Tyler dan rekan-rekannya memulai Flexa, sebuah sistem pembayaran kripto pada tahun 2018, dengan harapan memungkinkan transaksi ritel menggunakan beberapa mata uang digital. Konsumen dapat melakukan pembayaran cepat ke toko menggunakan aset kripto mereka dengan Flexa, sehingga para pengecer mendapatkan pembayaran fiat yang bebas dari volatilitas. Inovasi ini menandai titik balik dalam menghubungkan ekonomi tradisional dengan dunia kripto.
Tyler juga mengambil arah yang berbeda pada Januari 2023 dengan mengasumsikan kepresidenan Yayasan Akronim. Dalam peran ini, ia fokus pada memperluas proyek Web3 sumber terbuka seperti Anvil dan Ampera. Pergeseran ini menunjukkan komitmennya untuk mendorong batas-batas inovasi teknologi dan membangun masa depan digital yang lebih inklusif.
Tyler dikenal dengan kebebasannya dalam mengungkapkan pendapatnya tentang arah pembayaran digital dan kebutuhan kerjasama dalam membangun solusi yang lebih baik. Ia menekankan bahwa membentuk masa depan pembayaran sangat bergantung pada kemitraan strategis, seperti kolaborasi Flexa dengan Lightspark. Baginya, inovasi bukan hanya tentang teknologi, tetapi juga tentang membangun ekosistem yang seimbang dan berkelanjutan.
Perjalanan karier Tyler Spalding menunjukkan bagaimana penggabungan keahlian teknis, kewirausahaan, dan visi yang jelas dapat membentuk industri teknologi. Dari karyanya di bidang dirgantara hingga inovasinya dalam pembayaran digital, ia terus membuktikan bahwa kreativitas dan dedikasi dapat menembus batasan.