Pesan Gate News, 20 April — AirTrunk telah mengakuisisi Lumina CloudInfra, pengembang pusat data India, memberikan perusahaan akses ke India dengan kapasitas terencana sekitar 600 MW.
Akuisisi tersebut merupakan bagian dari strategi Blackstone untuk mengonsolidasikan aset pusat data India di bawah AirTrunk, platform Asia-Pasifiknya. Lumina sebelumnya dimiliki dalam portofolio Blackstone. AirTrunk mengatakan perusahaan dapat mendukung hingga $5 miliar dalam pengembangan di masa depan, meskipun harga akuisisi tidak diungkapkan. Setelah kesepakatan ini, AirTrunk akan mengoperasikan lebih dari 3 GW kapasitas di 20 kampus di Australia, Singapura, Jepang, Malaysia, Hong Kong, dan India.
Ekspansi ini hadir saat permintaan infrastruktur cloud, AI, dan lokalisasi data di India terus meningkat. Namun, penambahan 600 MW akan menambah tekanan pada pasar listrik India yang sudah terbebani. Pusat data di Mumbai saja menyumbang sekitar 5% dari permintaan listrik puncak, dan operator di seluruh negeri menghadapi tantangan berkelanjutan untuk memastikan pasokan listrik yang andal.