BlockBeats melaporkan bahwa pada tanggal 25 Maret, di tengah meningkatnya ketidakpastian situasi antara Amerika Serikat dan Iran serta melemahnya ekspektasi likuiditas makro secara umum, Bitcoin tetap bertahan di atas 70.000 dolar AS dan berfluktuasi, menunjukkan ketahanan pasar yang cukup kuat.
Meskipun pasar menghadapi berbagai faktor negatif, termasuk ekspektasi pemotongan suku bunga Federal Reserve yang telah sepenuhnya tercermin, regulasi stablecoin yang semakin ketat (harga saham Circle turun), serta berita bahwa Bhutan mungkin akan menjual sekitar 30 juta dolar AS dalam bentuk BTC, namun koreksi harga Bitcoin terbatas dan tren penurunannya singkat.
Analisis menunjukkan bahwa meskipun banyak faktor negatif sedang dilepaskan, harga tetap tidak turun, yang biasanya menandakan adanya kekuatan pembeli yang cukup besar. Ditambah dengan faktor jatuh tempo opsi kontrak saat ini, pasar berpotensi mengalami rebound hingga mencapai 75.000 dolar AS.