Bhutan memangkas kepemilikan Bitcoin dari 13.000 BTC menjadi 3.954 BTC dalam 18 bulan, dengan $215,7M ditransfer keluar dan arus masuk penambangan menurun
Bhutan telah mengurangi kepemilikan Bitcoinnya selama 18 bulan terakhir, berdasarkan data blockchain terbaru.
Data Arkham menunjukkan penurunan yang konsisten pada cadangan negara tersebut sejak akhir 2024. Angka-angka tersebut juga mengarah pada perubahan aktivitas penambangan yang terkait dengan sumber daya tenaga airnya.
Data Arkham menunjukkan Bhutan memegang sekitar 13.000 BTC pada Oktober 2024. Sejak saat itu, kepemilikan negara tersebut turun menjadi 3.954 BTC.
Penurunan ini berarti sekitar 70% dalam periode tersebut. Bitcoin yang tersisa bernilai sekitar $280,6 juta pada harga saat ini.
Data tersebut juga menunjukkan arus keluar besar pada 2026. Sekitar $215,7 juta senilai Bitcoin telah ditransfer keluar tahun ini.
Pergerakan ini mengindikasikan aktivitas penjualan yang berkelanjutan di berbagai transaksi. Namun, alasan pasti untuk transfer-transfer tersebut masih belum jelas.
Bhutan telah menjual 70% dari kepemilikan Bitcoinnya selama 18 bulan terakhir.
Bhutan telah menjual 70% dari kepemilikan Bitcoinnya selama 18 bulan terakhir. Data Arkham mengungkap bahwa cadangannya turun dari sekitar 13.000 BTC pada Oktober 2024 menjadi 3.954 BTC saat ini ( senilai… pic.twitter.com/UI3PAXFs9L
— Wu Blockchain (@WuBlockchain) 11 April 2026
Platform pelacakan blockchain terus memantau pergerakan dompet tersebut. Transaksi yang tercatat menunjukkan pengurangan yang konsisten, bukan penjualan sekali kali.
Pola ini mengisyaratkan pendekatan bertahap untuk mengurangi kepemilikan. Akibatnya, cadangan Bitcoin Bhutan telah menurun secara stabil.
Arus keluar yang tercatat pada 2026 menjadi bagian besar dari penurunan keseluruhan. Transfer ini telah dilacak melalui catatan blockchain yang dapat terlihat secara publik.
Setiap transaksi berkontribusi pada saldo yang lebih rendah yang terlihat saat ini. Pola tersebut menunjukkan aktivitas yang tersebar di beberapa bulan.
Pada saat yang sama, belum ada pernyataan resmi yang menjelaskan strategi di balik langkah-langkah ini.
Ketiadaan komunikasi langsung membuka ruang bagi interpretasi yang berbeda.
Namun, data itu sendiri mengonfirmasi skala pengurangan. Data tersebut juga menunjukkan bahwa aktivitas penjualan baru-baru ini terjadi dan masih berlangsung.
Pengamat mencatat bahwa transfer sebesar itu dapat memengaruhi persepsi pasar. Meski demikian, belum ada konfirmasi langsung terkait perubahan harga pasar.
Transaksi-transaksi tersebut tetap menjadi bagian dari aktivitas on-chain yang lebih luas. Karena itu, fokusnya tetap pada angka-angka yang tercatat.
Baca Juga:
BTC Mendapat Kembali 72K saat Trader Bersiap untuk Risiko Short Squeeze yang Mungkin
Selain pergerakan dompet, data penambangan menunjukkan aktivitas yang berkurang. Sudah lebih dari setahun sejak Bhutan mencatat arus masuk penambangan di atas $100.000.
Ini mengindikasikan perlambatan atau kemungkinan penghentian operasi penambangan. Sebelumnya, negara tersebut menggunakan tenaga air untuk penambangan Bitcoin.
Bhutan telah menjual 70% dari kepemilikan Bitcoinnya selama 18 bulan terakhir.
Bhutan telah menjual 70% dari kepemilikan Bitcoinnya selama 18 bulan terakhir. Data Arkham mengungkap bahwa cadangannya turun dari sekitar 13.000 BTC pada Oktober 2024 menjadi 3.954 BTC saat ini ( senilai… pic.twitter.com/UI3PAXFs9L
— Wu Blockchain (@WuBlockchain) 11 April 2026
Penambangan berbasis tenaga air dipandang sebagai bagian kunci dari strategi kripto Bhutan. Tidak adanya arus masuk baru-baru ini mengindikasikan perubahan pada pendekatan tersebut.
Imbalan penambangan biasanya muncul sebagai arus masuk yang stabil dari waktu ke waktu. Namun, aktivitas seperti itu tidak terlihat pada data terbaru.
Tidak adanya arus masuk penambangan yang besar mendukung gagasan bahwa operasi telah dikurangi. Meski demikian, belum ada konfirmasi resmi mengenai penghentian yang sepenuhnya.
Data yang tersedia hanya mencerminkan aktivitas on-chain dan arus masuk. Akibatnya, status penambangan saat ini masih didasarkan pada tren yang diamati.