Penandaan (markup) UU CLARITY diperkirakan pada akhir April setelah kesepakatan antara kripto, bank, dan pembuat kebijakan mengenai aturan imbal hasil stablecoin diselesaikan.
RUU CLARITY dapat maju setelah sumber mengatakan perunding menuntaskan kompromi pada Jumat lalu.
Kesepakatan itu kabarnya menyelesaikan sengketa antara perusahaan kripto, bank, dan pembuat kebijakan.
Komite Perbankan Senat belum membagikan rincian, tetapi penandaan (markup) diperkirakan pada paruh kedua April. Analis mencatat keputusan ini dapat memengaruhi aturan stablecoin dan pasar aset tokenized.
Sumber melaporkan bahwa versi revisi dari UU CLARITY ditinjau pada Kamis dan dimuktamadkan pada Jumat.
Bursa kripto, bank, dan pembuat kebijakan bekerja sama untuk mencapai kesepakatan itu. Isu utama berfokus pada apakah stablecoin dapat menawarkan imbal hasil tanpa menyebabkan penarikan dana simpanan bank.
Coinbase CLO Paul Grewal dilaporkan memberi perunding tenggat 48 jam. Sumber mengatakan kelompok itu berhasil memenuhi tenggat tersebut.
Pejabat belum mengonfirmasi secara publik semua rincian, tetapi pihak dalam mengatakan kesepakatan itu mengatasi kekhawatiran perbankan dan kripto.
🚨UPDATE: Penandaan UU CLARITY Diperkirakan PARUH KEDUA APRIL — Sumber mengatakan kesepakatan DIMUTADKAN PADA JUMAT 🤯🔥
Setelah berminggu-minggu tertunda, perundingan terkait UU CLARITY mungkin baru saja mencapai TEROBOSAN. 👀
Menurut sumber industri, versi kompromi baru UU CLARITY itu… https://t.co/9KdZZDo4bb pic.twitter.com/SEigiTtNk1
— Diana (@InvestWithD) 6 April 2026
Kesepakatan itu mencerminkan diskusi dan penyesuaian selama berbulan-bulan. Bank dan perusahaan kripto berkoordinasi agar kedua belah pihak bisa beroperasi di bawah aturan yang jelas.
Para ahli mengatakan kejelasan soal imbal hasil dan imbalan stablecoin dapat memengaruhi adopsi aset digital.
Kesepakatan ini juga dapat membantu mengintegrasikan produk kripto dengan sistem keuangan tradisional.
Analis mencatat kompromi tersebut menyediakan kerangka kerja untuk operasi yang lebih aman. Perusahaan kini dapat meningkatkan skala aset tokenized sambil tetap patuh.
Sumber Senat mengatakan penandaan UU CLARITY dapat terjadi selama dua minggu terakhir April.
Komite Perbankan belum merilis jadwal resmi. Pengamat memperkirakan penandaan akan mengikuti kompromi yang disepakati para pemangku kepentingan.
Penandaan tersebut kemungkinan akan mencakup aturan imbal hasil stablecoin, aset tokenized, serta pengawasan pasar digital.
Anggota parlemen juga dapat meninjau perdagangan 24/7 dan produk kripto lainnya. Analis mengatakan aturan formal dapat mengurangi ketidakpastian bagi perusahaan dan investor.
🚨🚨Update UU CLARITY:
Penandaan Senat atas UU CLARITY diperkirakan pada Paruh Kedua April!! Momen yang bisa membuka jalur kripto 🤯🚀• Kompromi imbal hasil stablecoin dilaporkan mendekati kesepakatan ✅
• Perundingan dengan bank & perusahaan kripto masih berlangsung 👀
• Aset tokenized, pasar 24/7, dan… pic.twitter.com/E3N3PACE0k— Chloe the XRP shiller 💙 (@Chloe_XRPL) 6 April 2026
Para pelaku industri tetap berhati-hati seiring penandaan mendekat. Bursa kripto dan bank terus memantau pembicaraan dengan saksama.
Para ahli mengatakan kompromi yang dimuktamadkan dapat memandu adopsi yang lebih luas terhadap stablecoin dan aset tokenized.
Penandaan ini juga dapat mengindikasikan tren regulasi masa depan untuk likuiditas digital.
Hasil penandaan bisa memengaruhi pasar kripto domestik maupun global. Aturan yang jelas dapat memungkinkan perusahaan menawarkan produk stablecoin dengan aman.
Para trader dan investor mengamati perkembangan ini untuk panduan kepatuhan dan strategi.
Baca Juga:
Teks Final UU CLARITY Sedang Ditinjau oleh Perusahaan Kripto dan Bank-bank Besar
Jika disetujui, UU CLARITY dapat membentuk produk imbal hasil stablecoin dan pasar tokenized di seluruh dunia.
Analis mencatat aturan yang jelas dapat memungkinkan platform menawarkan imbal hasil tanpa menciptakan risiko perbankan. Regulator dapat menetapkan batasan untuk pasar 24/7 dan perdagangan digital.
Aturan formal dapat memberi kepastian lebih bagi investor dan institusi. Platform stablecoin dapat memperluas produk dengan percaya diri di bawah pedoman yang jelas.
Aset tokenized dan pasar on-chain dapat diuntungkan oleh aturan yang konsisten. Pengamat mengatakan kejelasan ini dapat meningkatkan adopsi global solusi kripto.
Para trader dan institusi terus berfokus pada rincian waktu dan kepatuhan. Kompromi tersebut kabarnya menyelesaikan isu-isu kunci yang menunda rancangan undang-undang itu selama berbulan-bulan.
Para pemangku kepentingan akan mengawasi penandaan untuk memastikan ketentuan final. Aturan yang jelas dapat membentuk likuiditas, perilaku pasar, dan infrastruktur kripto.