Hesai Meluncurkan Sensor Lidar Pendeteksi Warna untuk Kendaraan Otonom, Produksi Direncanakan Nanti Tahun Ini

GateNews

Pesan Gate News, 17 April — Produsen lidar asal Tiongkok Hesai memperkenalkan sensor baru pendeteksi warna bernama EXT dalam sebuah acara di Shanghai, yang dirancang untuk aplikasi mengemudi otonom seperti mengenali lampu lalu lintas. Perusahaan ini berencana mulai produksi massal pada akhir tahun ini dan mengintegrasikan sensor tersebut ke dalam kendaraan andalan pada tahun 2027.

Sensor EXT memanfaatkan chip Picasso milik Hesai sendiri. Menurut salah satu pendiri, Sun Kai, ini adalah perangkat lidar pertama di industri yang menggabungkan deteksi spasial dan warna dalam satu unit. Hesai memasok lidar kepada pembuat EV Tiongkok termasuk Li Auto, Xiaomi, dan BYD. Penetrasi lidar global mencapai 3% dari kendaraan pada 2025, menurut Asosiasi Produsen Kendaraan Bermotor Tiongkok.

Hesai juga memperkenalkan ETX, lidar ultra-long-range 800 baris kelas otomotif yang menargetkan Level 3 dan Level 4 untuk mengemudi otonom dengan jangkauan 400 meter untuk objek berdaya pantul rendah, dengan perkiraan produksi mulai pada 2026. Perusahaan ini memperoleh kesepakatan desain eksklusif untuk beberapa tahun dengan produsen peralatan asli (original equipment manufacturer/OEM) terkemuka di Eropa untuk platform kendaraan global generasi berikutnya yang mencakup model mesin pembakaran dalam dan kendaraan listrik, dengan perpanjangan hingga dekade berikutnya. Selain itu, Hesai bermitra dengan NVIDIA sebagai pemasok lidar untuk platform pengemudian otonom DRIVE AGX Hyperion 10 dan bekerja sama dengan MOVIN yang berbasis di Korea Selatan untuk memasok lidar bagi sistem penangkapan gerak 3D.

Penafian: Informasi di halaman ini dapat berasal dari pihak ketiga dan tidak mewakili pandangan atau opini Gate. Konten yang ditampilkan hanya untuk tujuan referensi dan bukan merupakan nasihat keuangan, investasi, atau hukum. Gate tidak menjamin keakuratan maupun kelengkapan informasi dan tidak bertanggung jawab atas kerugian apa pun yang timbul akibat penggunaan informasi ini. Investasi aset virtual memiliki risiko tinggi dan rentan terhadap volatilitas harga yang signifikan. Anda dapat kehilangan seluruh modal yang diinvestasikan. Harap pahami sepenuhnya risiko yang terkait dan buat keputusan secara bijak berdasarkan kondisi keuangan serta toleransi risiko Anda sendiri. Untuk detail lebih lanjut, silakan merujuk ke Penafian.
Komentar
0/400
Tidak ada komentar