Berita Gate, 24 Maret, Iran telah mengirimkan surat kepada anggota Organisasi Maritim Internasional yang menyatakan bahwa “kapal non-hostile” dapat melewati Selat Hormuz setelah “berkoordinasi dengan otoritas Iran”. Dalam surat yang didistribusikan kepada anggota Organisasi Maritim Internasional pada hari Selasa ini, Kementerian Luar Negeri Iran menyatakan bahwa Iran telah “mengambil langkah-langkah yang diperlukan dan proporsional untuk mencegah agresor dan pendukungnya memanfaatkan Selat Hormuz untuk melancarkan aksi permusuhan terhadap Iran”. Saat ini sekitar 3.200 kapal terjebak di Teluk Persia, dan sejak pecahnya konflik, setidaknya 22 kapal telah diserang oleh Iran. Organisasi Maritim Internasional mengadakan pertemuan darurat dengan anggota minggu lalu, dan organisasi tersebut sedang bernegosiasi untuk membangun jalur kemanusiaan agar kapal yang kekurangan pasokan parah dapat keluar dari Teluk Persia. Data pelacakan kapal terbaru menunjukkan bahwa Iran mengizinkan sejumlah kecil kapal melewati jalur tertentu di perairan teritorialnya, dan para analis berpendapat bahwa jalur ini memungkinkan otoritas Iran memverifikasi identitas kapal sebelum membiarkannya lewat.