Militer Israel Mengklaim Hizbullah Melanggar Kesepakatan Gencatan Senjata, Mencegat Drone

GateNews

Pesan Gate News, 22 April — Pasukan Pertahanan Israel (IDF) mengeluarkan pernyataan pada 22 April yang menuduh Hizbullah melanggar kesepakatan gencatan senjata dengan menembakkan drone ke arah tentara Israel di selatan “garis depan” di Lebanon selatan. IDF mengatakan drone itu dicegat dan mengumumkan pihaknya akan mengambil tindakan untuk “menghilangkan ancaman” bagi warga sipil Israel dan personel militer.

Dalam pernyataan terpisah, IDF melaporkan bahwa para prajurit menemukan gudang persenjataan saat membongkar infrastruktur bersenjata di selatan garis depan di beberapa wilayah. Barang-barang yang disita termasuk peluncur roket, amunisi, drone, dan senjata api, yang menurut IDF digunakan oleh militan Hizbullah untuk melakukan serangan.

Selain itu, IDF menyatakan bahwa pada 21 April, dua individu bersenjata yang “menyeberang garis depan dan mendekati tentara Israel” diidentifikasi di wilayah Saluki di Lebanon selatan. IDF menggambarkan keduanya sebagai “ancaman langsung” dan mengatakan angkatan udaranya melakukan serangan udara, menewaskan kedua individu tersebut.

Penafian: Informasi di halaman ini dapat berasal dari pihak ketiga dan tidak mewakili pandangan atau opini Gate. Konten yang ditampilkan hanya untuk tujuan referensi dan bukan merupakan nasihat keuangan, investasi, atau hukum. Gate tidak menjamin keakuratan maupun kelengkapan informasi dan tidak bertanggung jawab atas kerugian apa pun yang timbul akibat penggunaan informasi ini. Investasi aset virtual memiliki risiko tinggi dan rentan terhadap volatilitas harga yang signifikan. Anda dapat kehilangan seluruh modal yang diinvestasikan. Harap pahami sepenuhnya risiko yang terkait dan buat keputusan secara bijak berdasarkan kondisi keuangan serta toleransi risiko Anda sendiri. Untuk detail lebih lanjut, silakan merujuk ke Penafian.
Komentar
0/400
Tidak ada komentar