Malaysia Probes Ex-Minister Rafizi Ramli Over $277M Arm Chip Deal

GateNews

According to Bloomberg, Malaysia’s anti-corruption agency is questioning former economy minister Rafizi Ramli over alleged abuse of power linked to 1.1 billion ringgit (US$277 million) in semiconductor investments involving UK chip design firm Arm. The investigation, which began in February 2025, has taken 22 statements from ministers and senior officials. Arm signed a deal with Malaysia in March 2025 under which the government agreed to pay approximately US$250 million over 10 years for semiconductor licenses.

Penafian: Informasi di halaman ini dapat berasal dari pihak ketiga dan tidak mewakili pandangan atau opini Gate. Konten yang ditampilkan hanya untuk tujuan referensi dan bukan merupakan nasihat keuangan, investasi, atau hukum. Gate tidak menjamin keakuratan maupun kelengkapan informasi dan tidak bertanggung jawab atas kerugian apa pun yang timbul akibat penggunaan informasi ini. Investasi aset virtual memiliki risiko tinggi dan rentan terhadap volatilitas harga yang signifikan. Anda dapat kehilangan seluruh modal yang diinvestasikan. Harap pahami sepenuhnya risiko yang terkait dan buat keputusan secara bijak berdasarkan kondisi keuangan serta toleransi risiko Anda sendiri. Untuk detail lebih lanjut, silakan merujuk ke Penafian.
Komentar
0/400
Tidak ada komentar