Pesan Gate News, 23 April — Masdar, perusahaan energi terbarukan milik negara Uni Emirat Arab, mengumumkan pendirian usaha patungan dengan kepemilikan yang sama bersama Elektroprivreda Crne Gore (EPCG), perusahaan utilitas listrik nasional Montenegro, untuk mengembangkan proyek energi terbarukan skala besar di seluruh negara Balkan. Usaha patungan yang berkantor pusat bersama ini akan menerapkan energi surya, energi angin, pembangkit listrik tenaga air, penyimpanan energi pumped-hydro, sistem penyimpanan baterai mandiri, serta solusi hybrid.
Proyek-proyek tersebut akan mendukung kebutuhan energi domestik Montenegro sekaligus memungkinkan ekspor listrik terbarukan ke Balkan Barat dan Eropa Selatan, dengan memanfaatkan interkoneksi subsea yang sudah ada dengan Italia. CEO Mohamed Jameel Al Ramahi menyatakan, “Eropa adalah pasar pertumbuhan strategis bagi Masdar saat kami melangkah menuju target 100 gigawatt pada 2030.” Kemitraan ini mengikuti perjanjian kerja sama energi Uni Emirat Arab–Montenegro yang ditandatangani pada November 2025 dan rencana pendirian usaha patungan yang diumumkan pada Januari 2026.
Masdar sebelumnya berinvestasi pada Krnovo Wind Farm berkapasitas 72 megawatt, proyek tenaga angin yang sedang beroperasi terbesar di Montenegro, pada 2018. Perusahaan ini memperluas jangkauan ke Eropa Tenggara dan Eropa Tengah melalui akuisisi perusahaan energi bersih Yunani Terna Energy. Langkah terbaru mencakup memoratorium kerja sama pada Februari dengan RWE Jerman terkait proyek penyimpanan energi baterai, serta kesepakatan pada Maret untuk menjual 60 persen saham di sembilan ladang angin Portugis kepada Exus Renewables yang berbasis di Spanyol.