MSCI Memperpanjang Peninjauan Pasar Indonesia hingga Juni, Menunda Keputusan Penurunan Peringkat

GateNews

Pesan Gate News, 21 April — MSCI mengumumkan pada 20 April bahwa pihaknya akan memperpanjang peninjauan status pasar saham Indonesia hingga Juni sambil menilai dampak dari reformasi regulasi terbaru. Penyusun indeks sedang mengevaluasi sumber data dan langkah baru yang terkait dengan investabilitas serta saham yang tersedia secara publik.

Keputusan ini muncul setelah peringatan MSCI pada bulan Januari tentang kemungkinan penurunan peringkat ke status frontier akibat kekhawatiran investabilitas dan free float yang terbatas, yang memicu aksi jual di pasar dan mendorong otoritas Indonesia menerapkan reformasi. Langkah-langkah tersebut mencakup menaikkan persyaratan minimum free-float menjadi 15 persen dengan masa transisi hingga tiga tahun untuk beberapa perusahaan. Bursa Efek Indonesia juga telah mengidentifikasi sembilan perusahaan dengan konsentrasi kepemilikan saham di atas 95 persen untuk meningkatkan standar transparansi, termasuk PT Barito Renewables Energy dan PT Dian Swastatika Sentosa.

Sebagai hasil dari perpanjangan tersebut, langkah-langkah yang sebelumnya diumumkan seperti pembekuan penambahan indeks akan tetap berlaku. MSCI akan terus menghapus sekuritas yang diberi tanda di bawah kerangka konsentrasi kepemilikan saham tinggi Indonesia dan akan menggunakan data pengungkapan baru untuk menyesuaikan perkiraan free-float. “MSCI secara efektif menempatkan Indonesia dalam pola penahanan, yang berarti tidak ada arus masuk pasif tambahan untuk saat ini,” kata Mohit Mirpuri, partner di SGMC Capital, seraya menambahkan bahwa pembaruan tersebut membawa bias negatif yang sedikit dalam jangka pendek.

Penundaan ini meredakan kecemasan investor jangka pendek, meskipun pelaku pasar tetap berhati-hati. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) telah menjadi tolok ukur utama dengan kinerja terburuk di dunia pada tahun 2026, terbebani oleh kekhawatiran penurunan peringkat dan isu-isu geopolitik. Para analis memandang perpanjangan ini sebagai penangguhan sementara selama Indonesia masih dalam sorotan, dengan peluang menuju hasil positif yang masih terbuka jika para pembuat kebijakan mempercepat reformasi free-float.

Penafian: Informasi di halaman ini dapat berasal dari pihak ketiga dan tidak mewakili pandangan atau opini Gate. Konten yang ditampilkan hanya untuk tujuan referensi dan bukan merupakan nasihat keuangan, investasi, atau hukum. Gate tidak menjamin keakuratan maupun kelengkapan informasi dan tidak bertanggung jawab atas kerugian apa pun yang timbul akibat penggunaan informasi ini. Investasi aset virtual memiliki risiko tinggi dan rentan terhadap volatilitas harga yang signifikan. Anda dapat kehilangan seluruh modal yang diinvestasikan. Harap pahami sepenuhnya risiko yang terkait dan buat keputusan secara bijak berdasarkan kondisi keuangan serta toleransi risiko Anda sendiri. Untuk detail lebih lanjut, silakan merujuk ke Penafian.

Artikel Terkait

SK Hynix memimpin Kopsi untuk mencetak rekor tertinggi baru, rasio PER masih di bawah pesaing semikonduktor—bisakah membalik diskon Korea?

Indeks saham komposit Korea KOSPI baru-baru ini mencetak rekor tertinggi sepanjang masa, terutama didorong oleh pertumbuhan industri AI dan harapan akan perdamaian antara AS dan Iran. Samsung dan SK Hynix mendorong permintaan semikonduktor yang tetap stabil, tetapi rasio P/E pasar justru turun. JPMorgan menaikkan target harga KOSPI menjadi 8500 poin, yang menunjukkan optimisme terhadap pasar saham Korea, namun masih perlu mengamati apakah fenomena “diskon Korea” dapat dibalik untuk menarik lebih banyak investor.

ChainNewsAbmedia2jam yang lalu

Peringatan TradFi Naik: TW88 (MSCI Taiwan) Naik Melebihi 1.5%

Gate News: Menurut data terbaru Gate TradFi, TW88 (MSCI Taiwan) telah melonjak sebesar 1.5% dalam waktu singkat. Volatilitas saat ini secara signifikan lebih tinggi dibandingkan rata-rata terbaru, menunjukkan peningkatan aktivitas pasar.

GateNews2jam yang lalu

Pendiri Liquid Capital JackYi: Pasar dalam Fase Reli, Pullback Besar Diperkirakan

JackYi, pendiri Liquid Capital, menegaskan bahwa pasar sedang berada dalam fase reli, tetapi memperkirakan adanya koreksi (pullback) karena potensi pemicu seperti melemahnya saham AS dan data inflasi. Ia menyarankan para investor untuk fokus pada manajemen risiko dan pelestarian modal.

GateNews2jam yang lalu

Futures Indeks Hang Seng Ditutup Naik 0,39% pada Sesi Malam di 26.494

Berita Gate, 20 April — futures Indeks Hang Seng (HSI) indeks saham patokan Hong Kong( ditutup naik 0,39% pada sesi malam, ditetapkan di 26.494 poin dengan premi sebesar 133 poin.

GateNews5jam yang lalu

Kalshi Menghadapi Perlawanan di Mahkamah Agung saat Volatilitas Inflasi Mendorong Permintaan Lindung Nilai Pasar Prediksi

Kalshi dan Polymarket berpotensi menghadapi adu argumen di Mahkamah Agung terkait legalitas pasar prediksi saat inflasi meningkat dan pasar saham menyentuh rekor tertinggi. Hasilnya dapat mendefinisikan ulang cara trader melakukan lindung nilai atas risiko ekonomi di tengah putusan pengadilan yang saling bertentangan mengenai operasi mereka.

GateNews9jam yang lalu

Indeks STI Singapura Naik 0,1% Di Tengah Ketegangan AS-Iran

Pada 20 April, saham Singapura naik dengan moderat, dengan Indeks Straits Times bertambah 0,1%. UOL menjadi pendorong kenaikan tertinggi, sementara Seatrium turun. Aktivitas pasar mencatat penurunan tipis yang mengungguli kenaikan, di tengah ketegangan berkelanjutan AS-Iran dan harga minyak yang terus meningkat.

GateNews17jam yang lalu
Komentar
0/400
Tidak ada komentar