SHIB melihat 82,5 miliar token meninggalkan bursa, menandakan berkurangnya tekanan jual langsung.
Arus bursa tetap campur, menunjukkan sentimen hati-hati di antara pembeli dan penjual.
Harga tetap stabil, mengisyaratkan kebimbangan pasar dan kemungkinan fase akumulasi dini.
Shiba Inu mulai menunjukkan perubahan yang halus namun terlihat dalam perilaku pasar. Data blockchain terbaru mengungkap adanya gelombang besar token yang keluar dari bursa dalam satu hari. Pergerakan seperti ini sering menandakan perubahan niat para trader. Aksi harga juga menunjukkan sedikit perbaikan setelah berminggu-minggu perdagangan yang tenang. Meskipun kondisi masih belum pasti, data terbaru ini mengisyaratkan adanya pergeseran sentimen. Pelaku pasar kini mengawasi dengan saksama untuk konfirmasi arah.
$SHIB to lose the bullish momentum? 400 billion Shiba Inu injected on exchanges https://t.co/UaSa8PDAOs
— U.Today (@Utoday_en) April 18, 2026
Catatan on-chain SHIB menunjukkan sekitar 82,5 miliar token SHIB keluar dari bursa dalam 24 jam. Pergerakan ini terjadi setelah kenaikan harga kecil, menambah minat pada waktu kejadiannya. Banyak pemegang biasanya memindahkan aset keluar dari bursa saat tekanan jual melambat. Pola itu menunjukkan berkurangnya urgensi untuk keluar dari posisi dengan cepat. Namun, total arus bersih bursa masih cenderung positif, artinya arus masuk tetap lebih tinggi daripada arus keluar.
Mengecilnya jarak antara arus masuk dan arus keluar SHIB menandakan perubahan keseimbangan. Tekanan jual terus berlanjut, tetapi penarikan yang lebih kuat kini mengimbangi sebagian aktivitas tersebut. Data dompet yang lebih besar juga menunjukkan pergerakan yang stabil menjauh dari bursa. Rata-rata tujuh hari menunjukkan kenaikan lebih dari 30% pada arus keluar dari pemegang utama. Perilaku seperti ini sering mencerminkan penataan ulang posisi, bukan penjualan panik.
Namun, pemegang yang lebih kecil terus mengirim token ke bursa. Kontras ini menciptakan sinyal campuran di seluruh pasar. Satu pihak mengurangi eksposur sementara pihak lain bersiap untuk kemungkinan penjualan. Hasilnya membentuk pengaturan netral, bukan tren yang jelas. Trader kini menghadapi ketidakpastian saat kekuatan bullish dan bearish saling berinteraksi.
SHIB diperdagangkan mendekati $0.000006124 setelah kenaikan harian 4,26%. Pergerakan harga tetap ketat dengan volatilitas yang terbatas. Rata-rata bergerak jangka pendek bertindak sebagai level dukungan dan resistensi utama. Zona-zona ini saat ini memandu sebagian besar keputusan trading intraday. Pembeli dan penjual kesulitan membangun kendali yang jelas. Meskipun ada kenaikan terbaru, tren yang lebih luas masih cenderung menurun. Penurunan tajam sebelumnya melambat secara nyata dalam beberapa minggu terakhir. Perlambatan itu menunjukkan melemahnya momentum jual di seluruh pasar.
Struktur saat ini kini menunjukkan perataan, bukan penurunan berlanjut. Perilaku ini sering muncul selama fase akumulasi dini. Namun, konfirmasi masih belum ada di indikator-indikator utama. Tanpa volume yang lebih kuat, arah tetap tidak jelas. Trader terus menunggu sinyal breakout sebelum mengambil komitmen besar-besaran. Pasar tampak terjebak di antara upaya pemulihan dan tekanan ambil untung.
Kombinasi arus keluar dari bursa dan harga yang stabil menciptakan lingkungan yang lebih waspada. Pada tahap ini, baik bull maupun bear tidak memegang kendali penuh. Pelaku pasar kini mengawasi sinyal yang lebih kuat dari tren harga dan volume. SHIB berada di fase transisi di mana momentum bisa berubah dengan cepat ke arah mana pun. Untuk saat ini, perubahan perilaku lebih penting daripada pergerakan harga semata. Data bursa menunjukkan meningkatnya minat untuk menahan daripada menjual.
Artikel Terkait
Perubahan Pasar SHIB Makin Intensif saat 82,5B Token Keluar dari Bursa
Shiba Inu未平仓合约(Open Interest)在24小时内飙升13.45%,期货活动加速
Kenaikan Shiba Inu Menguat saat Volume Meledak
SHIB Kesulitan Pulih karena Pembaruan Terbaru Tidak Mampu Mengangkat Pergerakan Harga
SHIB Kesulitan Pulih karena Pengembangan Baru Gagal Mengangkat Aksi Harga
Kenaikan Shiba Inu Menguat saat Volume Melonjak