Shoigu: Rusia Punya Hak untuk Pembelaan Diri Jika Drone Ukraina Menggunakan Wilayah Udara NATO

GateNews

Pesan Gate News, 16 April — Sekretaris Dewan Keamanan Rusia Sergey Shoigu menyatakan bahwa drone Ukraina semakin sering melintasi wilayah udara Finlandia dan Baltik untuk menyerang wilayah Rusia. Shoigu mengemukakan dua kemungkinan penjelasan: baik sistem pertahanan udara Barat “sangat tidak efisien,” atau negara-negara tersebut dengan sengaja membuka wilayah udara mereka, sehingga menjadi “rekan langsung pelaku agresi terhadap Rusia.”

Shoigu menegaskan bahwa skenario yang kedua akan memicu Pasal 51 dari Piagam PBB, yang menjamin hak yang tidak dapat dicabut untuk pembelaan diri bagi negara-negara ketika mereka menjadi sasaran serangan bersenjata.

Penafian: Informasi di halaman ini dapat berasal dari pihak ketiga dan tidak mewakili pandangan atau opini Gate. Konten yang ditampilkan hanya untuk tujuan referensi dan bukan merupakan nasihat keuangan, investasi, atau hukum. Gate tidak menjamin keakuratan maupun kelengkapan informasi dan tidak bertanggung jawab atas kerugian apa pun yang timbul akibat penggunaan informasi ini. Investasi aset virtual memiliki risiko tinggi dan rentan terhadap volatilitas harga yang signifikan. Anda dapat kehilangan seluruh modal yang diinvestasikan. Harap pahami sepenuhnya risiko yang terkait dan buat keputusan secara bijak berdasarkan kondisi keuangan serta toleransi risiko Anda sendiri. Untuk detail lebih lanjut, silakan merujuk ke Penafian.
Komentar
0/400
Tidak ada komentar