Militer AS Menempatkan Sistem Pertahanan Drone Sky Map Buatan Ukraina di Pangkalan Arab Saudi

GateNews

Pesan Gate News, 22 April — Militer AS telah menempatkan Sky Map, sistem komando anti-drone yang dikembangkan Ukraina, di Pangkalan Udara Prince Sultan di Arab Saudi, dengan personel Ukraina memberikan pelatihan langsung, menurut Reuters yang mengutip beberapa sumber. Sistem ini, yang banyak digunakan selama konflik Rusia-Ukraina, mengintegrasikan data radar dan sensor multi-sumber untuk mendeteksi, mengidentifikasi, dan mengoordinasikan pencegatan drone yang datang.

Pangkalan di Arab Saudi itu telah menghadapi banyak serangan drone dan rudal sejak konflik pecah, yang menyebabkan kerusakan pada peralatan penting dan korban jiwa. Penempatan teknologi tempur yang telah terbukti dalam pertempuran Ukraina mencerminkan upaya militer AS untuk mengatasi kekurangan dalam menghadapi ancaman drone berbiaya rendah.

Para analis mencatat bahwa ketika sistem tanpa awak meningkat dalam peperangan modern, arsitektur pertahanan udara tradisional menghadapi tantangan struktural, tanpa solusi universal yang saat ini tersedia untuk melawan semua jenis ancaman.

Penafian: Informasi di halaman ini dapat berasal dari pihak ketiga dan tidak mewakili pandangan atau opini Gate. Konten yang ditampilkan hanya untuk tujuan referensi dan bukan merupakan nasihat keuangan, investasi, atau hukum. Gate tidak menjamin keakuratan maupun kelengkapan informasi dan tidak bertanggung jawab atas kerugian apa pun yang timbul akibat penggunaan informasi ini. Investasi aset virtual memiliki risiko tinggi dan rentan terhadap volatilitas harga yang signifikan. Anda dapat kehilangan seluruh modal yang diinvestasikan. Harap pahami sepenuhnya risiko yang terkait dan buat keputusan secara bijak berdasarkan kondisi keuangan serta toleransi risiko Anda sendiri. Untuk detail lebih lanjut, silakan merujuk ke Penafian.
Komentar
0/400
Tidak ada komentar