Pada 29 Januari, dilaporkan bahwa Kongres AS sekali lagi memicu kontroversi atas regulasi cryptocurrency. Enam senator baru-baru ini mengirim surat bersama kepada Wakil Jaksa Agung Todd W. Blanche, mempertanyakan potensi konflik kepentingan ekonomi yang tidak diungkapkan dalam mengurangi penegakan aset digital AS.
Anggota Kongres yang menandatangani surat itu termasuk Elizabeth Warren, Mazie K. Hirono, Richard J. Durbin, Sheldon Whitehouse, Christopher A. Coons, dan Richard Blumenthal. Surat itu menunjukkan bahwa ketika Blanche mengeluarkan memorandum berjudul “Mengakhiri Peraturan Berbasis Penuntutan” pada April 2025, ia masih memegang aset kripto senilai sekitar $158.000 hingga $470.000, terutama Bitcoin dan Ethereum. Memo tersebut mengharuskan jaksa untuk menghindari mengambil tindakan terhadap platform itu sendiri dan sebaliknya mengalihkan fokus penegakan hukum ke individu yang mengeksploitasi cryptocurrency untuk kejahatan.
Para senator berpendapat bahwa terlibat dalam keputusan kebijakan semacam itu sambil memegang aset yang relevan “setidaknya merupakan konflik kepentingan yang jelas” dan dapat melanggar 18 USC § 208 (a). Surat itu juga menjabarkan garis waktu, yang menyatakan bahwa Blanche hanya menjual atau mentransfer beberapa asetnya pada Mei-Juni 2025, beberapa bulan setelah komitmennya untuk divestasi dan penerbitan memorandum.
Anggota parlemen memperingatkan bahwa relaksasi setelah pengetatan penegakan dapat mendorong kegiatan ilegal seperti menghindari sanksi, penipuan, dan perdagangan narkoba, dan menyebutkan bahwa kejahatan yang terkait dengan jaringan pencucian uang China sedang meningkat. Meskipun Departemen Kehakiman menanggapi bahwa masalah ini “ditangani dengan benar” dan membantah melakukan kesalahan, para senator masih memintanya untuk mengungkapkan proses peninjauan internalnya, catatan kepatuhan etika, dan apakah menerima pengecualian tertulis.
Selain itu, pengawas Pusat Hukum Kampanye telah mengajukan pengaduan kepada Inspektur Jenderal Kementerian Kehakiman yang meminta penyelidikan independen. Insiden itu terjadi ketika politisi AS sebelumnya menyatakan keprihatinan tentang potensi konflik kepentingan Donald Trump dan keterlibatan keluarganya dalam proyek aset digital. Para senator meminta Blanche dan Departemen Kehakiman untuk memberikan tanggapan resmi pada 11 Februari 2026, dan perkembangan selanjutnya dapat memengaruhi arah regulasi cryptocurrency di Amerika Serikat.