Sebelum Presiden Amerika Serikat Donald Trump secara resmi mengajukan nominasi Kevin Warsh sebagai Ketua Federal Reserve, pendiri 10x Research Markus Thielen telah memperingatkan bahwa jika Warsh yang cenderung hawkish sebelumnya memimpin Federal Reserve, hal itu berpotensi memberikan tekanan terhadap aset berisiko seperti cryptocurrency.
(Latar belakang: Apakah Warsh akan mendorong aliran dana ke Bitcoin? Setelah nominasi Trump, harga emas turun di bawah 5000 dolar AS, sementara BTC rebound singkat ke 83700 dolar AS)
(Keterangan tambahan: Presiden Trump menunjuk Kevin Warsh sebagai Ketua Federal Reserve: Ia bukan pengganti dolar AS, melainkan ‘pengawas’ kebijakan moneter)
Daftar Isi Artikel
Presiden Amerika Serikat Donald Trump telah secara resmi mengajukan nominasi Kevin Warsh untuk menjabat sebagai Ketua Federal Reserve, menggantikan Jerome Powell yang akan mengundurkan diri pada bulan Mei. Pengumuman ini dilakukan pada 30 Januari 2026, namun Warsh masih harus dikonfirmasi oleh Senat sebelum resmi menjabat.
Namun, sebelum pengumuman resmi, pendiri lembaga riset cryptocurrency 10x Research Markus Thielen sudah menyatakan kekhawatiran yang kuat terhadap kemungkinan Warsh memimpin Federal Reserve, menganggap bahwa sikap hawkishnya sebelumnya akan memberikan dampak negatif terhadap Bitcoin dan aset kripto lainnya.
Thielen menunjukkan bahwa secara umum pasar memandang pengangkatan Warsh sebagai Ketua Fed sebagai sinyal negatif untuk Bitcoin. Alasannya adalah, Warsh secara konsisten menekankan disiplin moneter, mempertahankan suku bunga riil yang tinggi, dan mengurangi likuiditas pasar. Dalam kerangka ini, cryptocurrency tidak akan dianggap sebagai alat lindung nilai yang efektif terhadap depresiasi mata uang, melainkan sebagai produk spekulatif berlebih dalam lingkungan kebijakan moneter longgar. Ketika kebijakan pengetatan kembali diberlakukan, aset semacam ini biasanya akan menjadi yang paling awal terkena dampak.
Thielen menjelaskan lebih jauh bahwa suku bunga riil yang lebih tinggi (yaitu biaya pinjaman setelah dikurangi inflasi) akan meningkatkan beban nyata dari meminjam uang. Bagi perusahaan dan investor, ini berarti daya tarik investasi berisiko menurun, dan aset berfluktuasi tinggi seperti Bitcoin biasanya akan lebih dulu terkena dampak.
Sejarah menunjukkan bahwa setiap kali suku bunga riil meningkat secara signifikan, preferensi risiko akan menurun secara bersamaan, dan pasar kripto sering menghadapi tekanan jual yang besar.
Thielen secara khusus menyebutkan posisi Warsh selama krisis keuangan global 2007-2009, ketika ia berulang kali menekankan risiko inflasi, meskipun ekonomi sudah mendekati deflasi. Misalnya, pada September 2008 saat Lehman Brothers bangkrut, Warsh tetap menyatakan kekhawatiran terhadap inflasi; tahun berikutnya, inflasi hanya 0,8% dan tingkat pengangguran mencapai 9%, ia lebih khawatir terhadap kenaikan inflasi daripada risiko penurunan. Banyak pengamat berpendapat bahwa sikap hawkish ini dapat memperpanjang krisis, meningkatkan pengangguran, dan memperbesar tekanan deflasi di tahun 2010-an.
Thielen menyimpulkan bahwa jika Warsh memimpin Federal Reserve, kebijakannya kemungkinan besar akan menyebabkan pemulihan ekonomi yang lebih lambat dan risiko pengangguran yang lebih tinggi, yang tentu menjadi tantangan besar bagi pasar kripto yang bergantung pada likuiditas.
Menariknya, sikap hawkish Warsh sebelumnya sangat kontras dengan kebijakan Trump yang mendukung penurunan suku bunga secara cepat. Trump berkali-kali mengkritik Jerome Powell karena mempertahankan suku bunga tinggi yang dianggap menghambat ekonomi, bahkan menyerukan agar suku bunga diturunkan ke sekitar 1%. Thielen berpendapat bahwa pasar sudah mengantisipasi bahwa jika Warsh menjabat, ia mungkin sulit sepenuhnya mengikuti harapan dovish Trump, yang juga meningkatkan kekhawatiran investor terhadap prospek aset kripto.
Meskipun Ketua Federal Reserve tidak dapat menentukan suku bunga secara tunggal (harus melalui voting kolektif Dewan Gubernur), posisi historis Warsh tetap berpotensi mempengaruhi sentimen pasar dalam jangka pendek, mendorong dolar AS menguat dan menekan aset berisiko. Proses konfirmasi nominasi Warsh oleh Senat dan pernyataan kebijakan aktual Warsh mungkin akan menjadi variabel kunci dalam menentukan arah pasar kripto di masa depan.
Artikel Terkait
Analis Wintermute: Modal telah mulai beralih secara fase ke aset kripto, BTC mengungguli pasar saham AS mungkin karena pergeseran dana
70% aset diinvestasikan kembali ke Bitcoin! Miliarder Meksiko serukan "beli saat diskon", dan orang kaya juga menambah investasi
Non-farm payrolls melebihi ekspektasi! Pada bulan Februari, ADP Employment di Amerika Serikat melonjak sebanyak 63.000 orang, pasar tenaga kerja kembali hangat tetapi investor tetap berhati-hati
Analisis, RUU CLARITY diperkirakan akan meningkatkan suhu pasar dan menambah logika depresiasi mata uang fiat secara bersamaan, mendorong BTC untuk menguat melawan tren
Analis: Kenaikan Bitcoin kali ini didorong oleh reset posisi dan penurunan elastisitas pasokan
Pratinjau: Data "Non-Farm Payrolls" AS yang akan dirilis malam ini, gambaran dari 12 lembaga