XRP Mengincar Pemulihan Setelah Lonjakan Kerugian On-Chain Terbesar Sejak 2022

XRP0,14%
  • Kerugian terbaru XRP sebesar 908 juta dolar menunjukkan penjualan panik, tetapi sejarah menunjukkan ini sering menandakan dasar pasar.

  • Lonjakan kerugian besar sebelumnya menyebabkan rebound besar—XRP bisa melihat momentum naik saat tangan lemah keluar.

  • Tingkat pendanaan menunjukkan kehati-hatian, tetapi rebound harga ke kisaran 1,50–1,60 dolar mengindikasikan trader mungkin perlahan-lahan mendapatkan kembali kepercayaan diri.

Trader XRP menghadapi perhatian yang meningkat saat mata uang kripto ini mencapai lonjakan kerugian nyata di on-chain terbesar sejak November 2022. Menurut Santiment, sekitar 908 juta dolar kerugian baru-baru ini terjadi ketika investor menjual koin di bawah harga pembelian mereka.

Berdasarkan data, lonjakan kerugian nyata yang signifikan sering bertepatan dengan penjualan panik, mencerminkan ketakutan luas di antara peserta pasar. Namun, tren historis menunjukkan bahwa penjualan besar seperti itu dapat menandai dasar pasar yang potensial. Ketika tangan lemah keluar, jumlah penjual berkurang, menciptakan ruang untuk rebound harga.

Ada kerugian serupa sebesar 1,93 miliar dolar pada Oktober 2022, yang didahului oleh kenaikan harga yang luar biasa sebesar 114% selama delapan bulan. Oleh karena itu, lonjakan terbaru ini bisa menjadi sinyal awal fase pemulihan.

Selain itu, aksi harga dan data jaringan mendukung narasi ini. Setelah kerugian tersebut, nilai XRP telah rebound ke kisaran 1,50–1,60 dolar. Overlay keuntungan dan kerugian yang direalisasikan dengan pergerakan harga secara historis menunjukkan bahwa peristiwa kerugian besar biasanya mendahului kenaikan yang berkelanjutan.

Akibatnya, trader mungkin menemukan peluang baru saat pasar mencerna penjualan besar ini. Selain itu, mengamati tingkat pendanaan futures perpetual memberikan wawasan tentang sentimen trader.

Perubahan Sentimen Trader dan Tingkat Pendanaan

Pada akhir Desember hingga awal Januari, menurut data Coinglass, XRP diperdagangkan sedikit di bawah 2,00 dolar, dengan pergerakan lateral. Minggu pertama Januari menunjukkan pergerakan kuat di atas 2,30 dolar, dengan tingkat pendanaan positif, menandakan sentimen bullish. Tetapi periode pertengahan hingga akhir Januari menunjukkan melemahnya momentum, dengan harga kembali ke sekitar 2,00 dolar. Tingkat pendanaan pun bergejolak, menunjukkan pasar tidak yakin apa yang harus dilakukan.

Periode paling volatil terjadi pada awal Februari. XRP turun ke kisaran 1,20–1,30 dolar, dengan tingkat pendanaan yang sangat negatif. Ini menunjukkan sentimen bearish yang kuat, dengan shorting yang besar. Tetapi pemulihan yang kuat kemudian terjadi, dengan harga naik kembali ke kisaran 1,50–1,60 dolar. Bahkan saat itu, tingkat pendanaan tetap negatif, menunjukkan bahwa pasar tetap berhati-hati.

Lihat Asli
Penafian: Informasi di halaman ini dapat berasal dari pihak ketiga dan tidak mewakili pandangan atau opini Gate. Konten yang ditampilkan hanya untuk tujuan referensi dan bukan merupakan nasihat keuangan, investasi, atau hukum. Gate tidak menjamin keakuratan maupun kelengkapan informasi dan tidak bertanggung jawab atas kerugian apa pun yang timbul akibat penggunaan informasi ini. Investasi aset virtual memiliki risiko tinggi dan rentan terhadap volatilitas harga yang signifikan. Anda dapat kehilangan seluruh modal yang diinvestasikan. Harap pahami sepenuhnya risiko yang terkait dan buat keputusan secara bijak berdasarkan kondisi keuangan serta toleransi risiko Anda sendiri. Untuk detail lebih lanjut, silakan merujuk ke Penafian.

Artikel Terkait

CTO Emeritus Ripple Membagikan Kebenaran Jujur tentang XRP dan Pasar Crypto - U.Today

David Schwartz, mantan CTO Ripple, mengungkapkan perasaan campur aduk tentang kinerja XRP, mencerminkan sentimen pasar kripto yang lebih luas. Terlepas dari perjuangan terbaru untuk altcoin, XRP menunjukkan tanda-tanda potensi pemulihan dengan terbentuknya "cross emas" baru pada grafik harganya, meskipun kondisi pasar tetap berhati-hati.

UToday53menit yang lalu

XRP Bisa Menghadapi Klasifikasi Sekuritas di Bawah Kerangka Kerja Crypto Baru AS, Kata Hoskinson dari Cardano

Charles Hoskinson berpendapat bahwa di bawah Undang-Undang CLARITY yang direvisi, token seperti XRP akan memenuhi syarat sebagai sekuritas, memicu perseteruannya dengan komunitas XRP. Dia kembali menantang CEO Ripple Brad Garlinghouse, memperingatkan bahwa tidak adanya hukum lebih baik daripada memiliki hukum yang buruk. Pendiri Cardano Charles Hoskin

CryptoNewsFlash57menit yang lalu

Komunitas XRP Bereaksi Saat Ripple Prime Secara Resmi Bergabung dengan Direktori NSCC

Ripple Prime’s addition to the NSCC directory connects Ripple’s brokerage operations directly to Wall Street’s clearing system. Anggota komunitas XRP menganggap pencantuman ini sebagai langkah menuju pengalihan aktivitas pasca perdagangan institusional ke XRP Ledger. Ripple Prime, divisi brokerage utama

CryptoNewsFlash2jam yang lalu

Australia Menyetujui Stablecoin AUD di XRP Ledger

Australia terus bergerak lebih dalam ke dalam keuangan digital yang diatur. Negara ini kini telah menyetujui stablecoin AUD baru yang dibangun di atas infrastruktur blockchain. Keputusan ini menandakan meningkatnya kepercayaan di antara regulator terhadap inovasi blockchain. Ini juga menunjukkan bagaimana pemerintah kini mengeksplorasi keuangan digital yang diatur secara teratur

Coinfomania6jam yang lalu
Komentar
0/400
Tidak ada komentar