Terdapat klaim viral yang beredar di pasar kripto yang mengaitkan Jane Street, Terra Meltdown, dan perusahaan AI, Anthropic. Cerita ini menunjukkan rencana institusional yang lebih besar dari apa yang terjadi dalam sejarah pasar. Namun, ini adalah campuran antara fakta yang terbukti dan spekulasi, sehingga sangat penting bagi investor untuk dapat membedakan antara bukti yang terbukti dan spekulasi.
Pendukung teori ini menunjukkan bahwa beberapa perusahaan ingin mendapatkan keuntungan tidak hanya karena volatilitas mata uang kripto. Penyebab yang mereka kaitkan terhadap keruntuhan TerraUSD (UST) dan LUNA adalah posisi ekuitas strategis di sektor AI. Argumen ini menunjukkan bagaimana FTX membeli sekitar 8 persen saham di Anthropic pada tahun 2021 dan kemudian menjual saham tersebut dengan harga yang jauh lebih tinggi saat kebangkrutan. Peristiwa ini membuat beberapa pengamat berspekulasi bahwa beberapa pemain telah memposisikan diri mereka lebih dulu dalam permainan ini secara jangka panjang dan melampaui kepentingan pasar kripto.
Menurut catatan publik, pada April 2021, FTX menginvestasikan 500 juta dolar di Anthropic, dan nilai perusahaan melonjak secara signifikan seiring meningkatnya valuasi AI. Pada Mei 2022, ekosistem Terra runtuh ketika sistem stabilisasi algoritmiknya gagal akibat tekanan pasar yang besar. Sementara itu, perusahaan seperti Alameda Research juga mengalami kebangkrutan, yang memperburuk penularan di seluruh industri. Dunia kripto cenderung meragukan tekanan institusional, terutama di antara perusahaan yang memiliki hubungan sebelumnya. Meskipun hubungan antar perusahaan mungkin mencurigakan, hal ini tidak selalu menunjukkan sebab-akibat.
Teori konspirasi ini tidak memiliki bukti, namun mengangkat isu nyata terkait kekuasaan institusional di pasar keuangan. Perusahaan perdagangan besar menawarkan likuiditas dan efisiensi, tetapi mereka juga memiliki kemampuan mempengaruhi pergerakan harga. Situasi ini memperkuat kebutuhan akan transparansi dan pengawasan regulasi yang lebih efektif. Pemerintah di berbagai yurisdiksi telah meningkatkan tingkat penyelidikan mereka melalui penyelidikan dan tindakan hukum, dan praktik institusional kemungkinan akan mendapatkan pengawasan yang lebih ketat dalam beberapa tahun ke depan.
Cerita seperti ini cenderung mempengaruhi pandangan psikologis umum pasar, meskipun bukti yang ada mungkin tidak konklusif. Ketakutan dan ketidakpastian dapat berlaku terhadap aset besar, seperti Bitcoin, saat trader merespons risiko sistemik yang tampak. Dari perspektif analisis pasar, persepsi memiliki kemampuan untuk menentukan volatilitas sama seperti perkembangan yang terbukti.
Keterkaitan Anthropic merupakan twist dalam periode sejarah kripto yang sudah dramatis, namun materi yang ada tidak mendukung klaim adanya konspirasi yang terkoordinasi. Fakta yang ada adalah kerangka waktu yang tumpang tindih, investasi strategis, dan oportunisme pasar, bukan manipulasi yang sudah terbukti. Pasar kripto sangat responsif terhadap cerita viral, dan analisis yang disiplin sangat penting. Dengan fokus pada fakta yang terbukti dan bukan spekulasi, investor akan lebih siap menghadapi kondisi yang volatil.
Artikel Terkait
Analis ternama mengklaim adanya pump palsu untuk BTC, tetap sangat optimis untuk beberapa minggu mendatang
Harga Dogecoin mendekati breakout dari segitiga naik, semangat trader ritel meningkat, akankah kembali ke puncak Februari?
Solana dan XRP menguat stabil, laporan ketenagakerjaan AS dapat memicu gelombang volatilitas pasar kripto baru
Analis: Tren kenaikan baru Bitcoin menunjukkan kekuatan yang kuat, didorong oleh kebijakan yang menguntungkan dan permintaan dari institusi
Analisis, Bitcoin mendekati kisaran "titik balik bullish-bearish" utama selama dua tahun, apakah akan menembus atau tidak dapat menentukan arah pasar selanjutnya
Analis: Resonansi indikator menunjukkan bahwa pemulihan pasar bukan disebabkan oleh tekanan jual dari bearish, melainkan sinyal perubahan struktural