Bitcoin turun di bawah $78,000 setelah pengumuman pembatalan perjalanan diplomatik AS terkait Iran dibatalkan.
Penurunan harga dikaitkan dengan ketidakpastian geopolitik, volume yang lebih rendah, dan respons pedagang jangka pendek.
Arus masuk ETF yang kuat dan permintaan institusional terus mendukung prospek Bitcoin dalam jangka panjang.
Bitcoin — BTC, mengalami pukulan mendadak setelah ketegangan geopolitik baru mengguncang pasar lagi. Perjalanan diplomatik yang dibatalkan terkait pembicaraan dengan Iran memicu respons cepat di meja perdagangan kripto. Harga merosot melewati level-level kunci saat ketidakpastian kembali menjadi sorotan global. Para trader bereaksi cepat, meskipun kekuatan pasar yang lebih luas tampak stabil lebih awal di minggu itu. Penurunan terjadi bersamaan dengan turunnya volume perdagangan dan meningkatnya kehati-hatian dari investor yang memantau perkembangan makro secara dekat.
🚨 BERITA TERKINI: Presiden Trump baru saja mengatakan kepada saya lewat telepon bahwa dia secara sepihak membatalkan perjalanan Witkoff dan Kushner ke Pakistan untuk menemui pihak-pihak Iran.
"Saya sudah bilang kepada orang-orang saya beberapa saat yang lalu bahwa mereka bersiap untuk berangkat, dan saya mengatakan, 'Tidak, kalian tidak akan membuat perjalanan 18 jam…
— Aishah Hasnie (@aishahhasnie) 25 April 2026
Bitcoin turun di bawah $78,000 pada 25 April setelah berita muncul tentang perjalanan diplomatik AS yang dibatalkan. Presiden Donald Trump menghentikan kunjungan yang direncanakan oleh utusan Steve Witkoff dan Jared Kushner ke Pakistan. Misi tersebut bertujuan untuk mendukung diskusi perdamaian dengan pejabat Iran. Trump mengatakan penerbangan panjang itu tidak diperlukan dan mendesak Iran untuk melakukan kontak terlebih dahulu.vSegera setelah pengumuman, Bitcoin turun dari $78,000 menuju $77,200.
Para trader melihat aktivitas yang lebih lemah di seluruh bursa. Volume perdagangan harian turun hampir 40% menjadi sekitar $18 miliar. Meskipun terjadi penarikan kembali, BTC tetap mempertahankan kenaikan bulanan sekitar 10%. Pelaku pasar juga memantau perkembangan komunikasi kepemimpinan Iran. Menteri luar negeri Abbas Araghchi sudah meninggalkan Pakistan sebelum pembatalan itu menjadi publik.
Timing tersebut menciptakan ketidakpastian tambahan terkait kemungkinan kemajuan diplomatik. Para analis mengaitkan kebingungan ini dengan tekanan jangka pendek pada aset berisiko, termasuk kripto. Analis kripto Ted Pillows mencatat bahwa Bitcoin tetap berada di dalam zona dukungan kunci. Ia menyoroti kisaran $76,000 hingga $77,000 sebagai hal yang kritis. Menahan area itu dapat mendukung upaya lain menuju $80,000. Jika tembus di bawah dukungan, bisa memicu kerugian yang lebih dalam.
Meski harga melemah, permintaan institusional untuk Bitcoin tetap kokoh. Spot Bitcoin ETF mencatat sembilan hari berturut-turut arus masuk dari 14 April hingga 24 April. Total arus masuk mencapai $2,12 miliar selama periode tersebut. 17 April menjadi hari terkuat, membawa masuk $663,91 juta saja. IBIT milik BlackRock tetap menjadi pendorong utama aktivitas. Bahkan pada hari-hari yang lebih lambat, arus masuk terus berlanjut, menunjukkan minat investor yang stabil. Total akumulatif arus masuk ETF kini berdiri di $58,23 miliar. Analis ETF Nate Geraci menyoroti bahwa pembeli terus mengakumulasi meski harga sedang turun.
IBIT juga mendapat perhatian di pasar derivatif. Open interest pada opsi IBIT di Nasdaq mencapai $27,61 miliar. Level tersebut sedikit melampaui Deribit, sebuah platform derivatif kripto yang sudah lama berdiri. Penataan pada opsi call menunjukkan ekspektasi bahwa Bitcoin akan bergerak menuju level yang lebih tinggi mendekati $106,000 hingga $109,000. Sementara itu, faktor geopolitik yang lebih luas menambah kompleksitas. Amerika Serikat mempertahankan tekanan melalui pembatasan keuangan yang terkait dengan Iran.
Laporan juga menyoroti adanya pemblokade di Selat Hormuz. Para pejabat memperkirakan kerugian finansial harian yang signifikan terkait langkah-langkah tersebut. Bitcoin diperdagangkan dekat $77,516 selama pelaporan. Meskipun terjadi volatilitas jangka pendek, penataan posisi jangka panjang tetap kuat. Struktur pasar masih menunjukkan partisipasi institusional yang aktif dan tren akumulasi yang stabil.
Artikel Terkait
Volatilitas Tersirat Bitcoin Menyusut hingga 39,2%, Institusi Membangun Struktur Bullish
Laporan Mingguan Bitcoin Terbaru Menyoroti Fase Singkat yang Bullish ke Depan, Bisakah BTC Menembus $90.000?
Kakak Machi Memegang $86M dalam BTC dan ETH, Turun $73,44M dalam 6 Bulan Terakhir
VanEck: Sinyal Bullish Bitcoin Muncul Seiring Penurunan Funding Rate
Komunitas Bitcoin Mempertanyakan Pengetahuan Kripto Pejabat Militer AS Setelah Kesaksian Senat
Ketua SEC Paul Atkins Membuat Sejarah sebagai Komisioner Aktif Pertama yang Berbicara di Konferensi Bitcoin