Pesan dari Gate News, 23 April โ Gangguan di Selat Hormuz dan pembicaraan damai AS-Iran yang tersendat telah sangat memengaruhi arus minyak, memaksa India dan China untuk mencari pengganti minyak mentah. Kedua negara kini beralih ke Rusia sebagai alternatif utama mereka, dengan Arab Saudi sebagai opsi kedua.
AS memperbarui pengecualian pada 18 April yang memungkinkan negara untuk membeli minyak mentah Rusia yang dikenai sanksi di laut selama kira-kira satu bulan, meredakan sebagian tekanan pada harga global. Namun, Washington tidak melonggarkan sanksi terhadap minyak mentah Iran. Hampir 98% ekspor minyak Iran ditujukan ke China, dengan volume yang lebih kecil sampai ke India. Serangan Iran terhadap infrastruktur energi di Timur Tengah juga telah mengganggu pasokan dari produsen Teluk, sehingga makin mendorong permintaan kargo Rusia.
Menurut data Kpler, impor minyak mentah China melalui Selat Hormuz anjlok menjadi 222.000 barel per hari pada April dari 4,45 juta barel per hari sebelum konflik Iran. Pasokan India melalui rute yang sama turun menjadi 247.000 barel per hari bulan ini dari 2,8 juta barel per hari pada Februari. Bagi India, Rusia kembali menjadi pusat: S&P Global Commodities at Sea melaporkan India mengimpor 4,57 juta barel per hari pada Maret, dengan 2,14 juta barel per hari berasal dari Rusiaโpangsa 47%, naik dari sekitar 20% pada Februari. Arab Saudi memasok 684.190 barel per hari ke India pada April, sementara mengarahkan sebagian besar pasokannya ke China melalui Laut Merah, mengirimkan 1,35 juta barel per hari ke China pada April dibanding 1,04 juta pada Maret.
Produksi Rusia telah turun tajam akibat serangan drone Ukraina ke pelabuhan dan kilang. Menurut lima sumber dan perhitungan Reuters, Rusia memangkas produksi sebesar 300.000 hingga 400.000 barel per hari pada Aprilโpotensial penurunan bulanan paling tajam dalam enam tahun. Menteri Keuangan Rusia Anton Siluanov mencatat pada Kamis lalu bahwa harga minyak yang tinggi akan membantu menutup defisit anggaran. Rusia membuat data produksi diklasifikasikan setelah perang Ukraina dimulai pada 2022, dengan alasan keamanan nasional.
Artikel Terkait
Kalshi Mengetuk Jaringan Pyth untuk Umpan Data Komoditas Sepanjang Waktu
Peringatan TradFi Turun: NG (Natural Gas) Turun Melebihi 4%
Poly Group Bantah Mengoperasikan Platform Perdagangan Komoditas Palsu
Bitcoin Turun ke $78.326 Setelah Trump Mengeluarkan Peringatan Militer Terkait Selat Iran
Iran Merinci Sasaran Pembalasan terhadap AS dan Sekutu di Berbagai Skenario