Rusia Mengusulkan Hukuman Pidana untuk Perdagangan Kripto Tanpa Izin, Hingga 7 Tahun Kerja Paksa

Pesan Gate News, 21 April — Pemerintah Rusia telah merilis rancangan undang-undang di situs web State Duma yang mengusulkan sanksi pidana untuk mengatur peredaran mata uang digital tanpa pendaftaran atau persetujuan dari bank sentral Rusia, dengan hukuman yang dapat mencapai hingga tujuh tahun kerja paksa.

Menurut proposal tersebut, pelanggar biasa dikenai denda sekitar $4,000 dan hingga empat tahun penjara, sementara operator platform perdagangan kripto besar bisa dikenai denda sekitar $13,000, dengan individu yang bertanggung jawab menghadapi lima hingga tujuh tahun. Rancangan tersebut juga mewajibkan sebagian besar transaksi kripto dilakukan melalui aplikasi bank komersial serta memberikan sanksi bagi penambang kripto skala industri yang tidak terdaftar.

Legislasi ini memerlukan persetujuan dari State Duma dan Presiden agar dapat berlaku. Jika disahkan, peraturan baru dijadwalkan mulai berlaku pada 1 Juli 2027.

Penafian: Informasi di halaman ini dapat berasal dari pihak ketiga dan tidak mewakili pandangan atau opini Gate. Konten yang ditampilkan hanya untuk tujuan referensi dan bukan merupakan nasihat keuangan, investasi, atau hukum. Gate tidak menjamin keakuratan maupun kelengkapan informasi dan tidak bertanggung jawab atas kerugian apa pun yang timbul akibat penggunaan informasi ini. Investasi aset virtual memiliki risiko tinggi dan rentan terhadap volatilitas harga yang signifikan. Anda dapat kehilangan seluruh modal yang diinvestasikan. Harap pahami sepenuhnya risiko yang terkait dan buat keputusan secara bijak berdasarkan kondisi keuangan serta toleransi risiko Anda sendiri. Untuk detail lebih lanjut, silakan merujuk ke Penafian.

Artikel Terkait

Inggris Menempatkan Stablecoin dan Simpanan yang Ditokenisasi di Bawah Kerangka Regulasi Pembayaran Terpadu

Pesan Gate News, 21 April — Kementerian Keuangan Inggris mengumumkan rencana untuk memasukkan stablecoin dan simpanan tokenisasi ke bawah kerangka regulasi terpadu bersama layanan pembayaran tradisional. Kerangka tersebut akan mengatur stablecoin yang digunakan untuk pembayaran melalui rezim penerbitan stablecoin baru dan memperluas

GateNews55menit yang lalu

Tahun Pertama Bersejarah: SEC di Bawah Atkins Mengatur Ulang Kebijakan Kripto dengan Fokus pada Kejelasan dan Pertumbuhan

SEC memposisikan tahun pertamanya di bawah Paul Atkins sebagai titik balik menuju regulasi yang lebih jelas dan pasar yang lebih kuat. Ketua SEC menggambarkannya sebagai tahun yang bersejarah, dengan menyatakan bahwa lembaga tersebut menepati janjinya. Poin-Poin Penting: SEC menekankan kejelasan regulasi sebagai kunci untuk pasar AS yang lebih kuat

Coinpedia2jam yang lalu

Senator Tillis Mendorong Penundaan Peninjauan CLARITY Act hingga Mei di Tengah Sengketa Imbal Hasil Stablecoin

Sen. Tillis meminta penundaan peninjauan (markup) CLARITY Act hingga Mei karena ketentuan imbal hasil (yield) stablecoin yang belum terselesaikan, sementara bank mencari pembatasan yang lebih ketat dan kelompok kripto mendorong agar penawaran yield tetap dipertahankan; pembicaraan Gedung Putih gagal, sehingga tindakan tertunda.

GateNews3jam yang lalu

SEC Filipina Peringatkan 7 Platform Perdagangan Kripto yang Belum Terdaftar, Termasuk dYdX, Orderly

Ringkasan: SEC Filipina memberi peringatan tentang tujuh platform kripto yang belum terdaftar (dYdX, Aevo, gTrade, Pacifica, Orderly, Deriv, Ostium) di bawah CASP; para promotor dapat menghadapi denda hingga PHP 5 juta atau hukuman penjara 21 tahun. Abstrak: SEC Filipina menerbitkan peringatan kepada investor yang mengidentifikasi tujuh platform perdagangan cryptocurrency yang belum terdaftar (dYdX, Aevo, gTrade, Pacifica, Orderly, Deriv, Ostium) tidak terdaftar di bawah kerangka Crypto Asset Service Provider. Pihaknya memperingatkan bahwa promosi platform-platform tersebut di Filipina dapat menimbulkan tanggung jawab pidana, dengan sanksi termasuk denda hingga PHP 5 juta dan hingga 21 tahun penjara.

GateNews3jam yang lalu

BIS Memperingatkan Stablecoin Berdolar AS seperti USDT dan USDC Menimbulkan Risiko Stabilitas Keuangan

Berita Gate, 21 April — Bank for International Payments (BIS) telah mengulangi kekhawatirannya terhadap stablecoin, dengan Direktur Pelaksana Pablo Hernandez de Cos memperingatkan bahwa stablecoin yang didenominasikan dolar seperti USDT dan USDC pada dasarnya jauh lebih berisiko daripada yang umumnya dipersepsikan. Cos menyatakan bahwa

GateNews3jam yang lalu

39 Penandatangan Menyerukan UE untuk Mempercepat Peninjauan Rezim Percontohan DLT di Tengah Kekhawatiran Persaingan dari AS

Pesan Berita Gate, 21 April — Tiga puluh sembilan penyedia keuangan digital, termasuk bursa besar dan asosiasi fintech dari enam negara Eropa, mendesak Komisi Eropa dan Parlemen Eropa untuk mempercepat peninjauan rezim percontohan DLT sebagai legislasi yang berdiri sendiri. Para penandatangan,

GateNews3jam yang lalu
Komentar
0/400
Tidak ada komentar